SUMBA, fortuna.press – Kapal Pesiar Mewah ukuran middle MS.Paspaley Pearl rutin melayani puluhan wisatawan yang membeli paket tour dari Darwin Australia ke Indonesia dengan menjadikan Kupang sebagai pintu masuk.
Kehadiran MS Paspaley Pearl ini merupakan langkah nyata kolaborasi salah satu Manajemen Cruise di Darwin dengan tour operator Abed Frans dari Flobamor Tours yang setiap bulan membawa puluhan wisatawan dari Australia ke Indonesia melalui Kupang, Alor, Lembata, Maumere, Labuan Bajo dan Bali,PP.
Pekan ini adalah kali ke-4 MS Paspaley Pearl tiba di provinsi Nusa Tenggara Timur selama tahun 2026 dengan rute pulang yang berbeda dari sebelumnya.
MS Paspaley Pearl tidak singgahi Bali. Dari Dili, Maumere, Riung, Taman Nasional Komodo, putar haluan ke Sumba menuju Sabu Raijua dan Kupang untuk selanjutnya kembali ke Darwin.
Para wisatawan yang mengambil paket ini umumnya adalah penikmat wisata bahari alam dan budaya daerah, pangan lokal serta UMKM.
Di Kupang misalnya, usai sandar di pelabuhan Tenau Kupang, biasanya mereka diajak berkunjung ke Dekranasda, Museum Daerah, melihat demo pembuatan “coklat timor” gula lempeng di pantai Lasiana dan beranjang sana ke rumah produksi Sasando di Oebello dan lain sebagainya.
Ada juga yang berkunjung ke pasar tradisional, rumah produksi tenun ikat Ina Ndao dan juga berkunjung ke istana raja Amarasi di Baun.
Kombinasi Darwin – Kupang- Dili
Direktur Flobamor Tours, Abed Frans mengatakan MS.Papspaley Pearl setiap bulan rutin membawa wisatawan dari Darwin- Northern Territory Australia ke Kupang dan Dili- Kupang untuk selanjutnya berkunjung ke Alor, Lembata, Maumere, Riung, Labuan Bajo, Bali,PP
“Bulan April ini rutenya beda. Dari Dili ke Maumere pada tanggal 10 April 2026 menuju taman nasional 17 Pulau Riung, ke taman nasional Komodo kemudian ke Sumba, Sabu Raijua dan Kupang selanjutnya ke Darwin tanggal 19 April 2026,” kata dia.
Abed Frans mengatakan ujicoba kolaborasi dengan manajemen Cruise di Australia itu selama satu tahun dengan layanan setiap bulan sekali dan akan dievaluasi kedepan.
Pintu masuknya kombinasi dari Darwin ke Kupang dan juga Dili- Kupang menggunakan kapal dan juga pesawat Air North.
“Kombinasi. Ada yang datang dengan kapal dan diantar pulang ke Dili naik Air North kembali ke Darwin dan ada juga yang turun dengan pesawat di Dili dan dijemput lagi dengan kapal yang sama ke NTT melalui pintu masuk Kupang,” katanya.
Dia berharap melalui kolaborasi ini bisa mendorong semakin banyak orang Australia datang ke NTT dan menjadikan Kota Kupang sebagai gate utama ke Indonesiam,”ujarnya.
Kapal Raksasa ke 3 Masuk Kupang
Selain MS.Paspaley Pearl, tahun ini pelabuhan Tenau Kupang telah disandari 3 kapal pesiar berbobot besar membawa ribuan wisatawan dari berbagai belahan dunia berkunjung ke pulau Timor dan NTT melalui pintu masuk Kota Kupang.
Kapal-kapal tersebut adalah MS Riviera Cruise pada bulan Februari 2026 dan MS Crystal Sumphony pada bulan Maret 2026 yang membawa ribuan wisatawan Australia,Amerika, Asia dan Eropa berkunjung ke Kupang. Pada 20 April mendatang akan ada Kapal MS Oceania Vista yang sandar juga di Kupang.
Kapal-kapal pesiar mewah ini kerjasama Bali Intercruise dengan PT.Oceania Wolrd Travel pimpinan Yohanes Rumat dan Nur Ningsih. Di Kupang para wisatawan ini dijemput bersama dengan rekan-rekan mitra usaha jasa perjalanan wisata yang tergabung dalam wadah ASITA NTT. (tim/42na/Paul S)