KUPANG, fortuna.press – Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi NTT Doris Alexander Rihi menyampaikan apresiasinya atas rencana kunjungan Kapal Pesiar Mewah Oceania Vista pada tanggal 20 April mendatang.
Baginya, kunjungan kapal pesiar yang telah berlangsung beberapa kali sepanjang tahun 2026, ini membuktikan bahwa destinasi wisata NTT telah menjadi magnet yang mampu menarik minat wisatawan.
“Sebagai Kepala Dinas Parekraf, kami akan terus berupaya untuk membangun kesepahaman gerak dan kerja serta kesamaan visi bahwa setiap kunjungan wisatawan ke NTT harus dipastikan bahwa selalu berdampak kepada peningkatan Pendapatan Asli Rakyat maupun PAD,” ujarnya pada Selasa, 14 April 2025 di ruang kerjanya.
Dia juga berterima kasih kepada para tour opetator yang bergabung dalam wadah ASITA NTT yang kian berkolaborasi menghadirkan banyak cruise ke Kupang selama tahun 2026.
“Tentu terima kasih kepada teman-teman pelaku wisata, tour operator dan ASITA NTT yang terus membangun komunikasi dengan mitra usaha jasa pariwisata dunia guna mendatangkan wisatawan ke NTT. Tugas kita memfasilitasi yang menjadi kebutuhan maupun kandala di lapangan,” ujarnya.
Untuk itulah, Doris mengajak agar masyarakat di sekitar Destinasi Wisata yang dikunjungi dapat memanfaatkan momentum kunjungan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan dengan menyiapkan kebutuhan wisatawan.
Hal yang paling penting juga katanya adalah selalu bersikap ramah agar mampu membersi kesan positif bagi wisatawan.
Doris juga mendorong agar UMKM bisa terus berbenah, berinovasi dan mampu memastikan kelayakan produk usahanya sehingga memenuhi standar kebutuhan wisatawan.
“Eksotisnya NTT bukan hanya alam dan budaya semata, namun NTT juga memiliki hasil karya kreatif, nilai-nilai lokal yang unik dan artistik yang layak untuk dinikmati oleh dunia. Kunjungan Kapal Pesiar mewah ini juga menandakan bahwa sesungguhnya gerbang pariwisata NTT telah dibuka, saatnya bersama-sama semua komponen menyambut peluang baik ini untuk mendistribusikan dan memastikan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Kapal Mewah ke 4 Masuk Kupang
Adapun MS Oceania Vista adalah kapal ke-4 yang akan lego jangkar di pelabuhan Tenau Kupang.
Selama tahun 2026, sudah ada 4 kapal pesiar berbobot besar membawa ribuan wisatawan dari berbagai belahan dunia berkunjung ke pulau Timor dan NTT melalui pintu masuk Kota Kupang.
Kapal-kapal tersebut adalah MS Riviera Cruise pada bulan Februari 2026 dan MS Crystal Sumphony pada bulan Maret 2026 yang membawa ribuan wisatawan Australia, Amerika, Asia dan Eropa berkunjung ke Kupang dan MS Oceania Vista.
Kapal-kapal pesiar mewah ini kerjsama Bali Intercruise dengan PT.Oceania Wolrd Travel pimpinan Yohanes Rumat dan Nur Ningsih. Di Kupang para wisatawan ini dijemput bersama dengan rekan-rekan mitra usaha jasa perjalanan wisata yang tergabung dalam wadah ASITA NTT.
Kolaborasi dengan Manajemen Cruise di Darwin
Selain Oceania World Travel, ada juga kapal pesiar berukuran middle bernama MS.Papspaley Pearl yang setiap bulan rutin membawa wisatawan dari Darwin- Northern Territory Australia ke Kupang dan Dili- Kupang untuk selanjutnya berkunjung ke Alor, Lembata, Maumere, Riung, Labuan Bajo, Bali,PP
Kapal itu juga mulai bulan April 2026 ini melayani Kupang, Labuan Bajo, Sumba, Sabu dan Kupang selanjutnya ke Dili menghantar penumpang ke Dili untuk terbang dengan Air North ke Darwin.
Adapun MS.Pasplaley Pearl di kelola oleh sebuah Manajemen Cruise di Darwin bekerjasama dengan Flobamor Tours milik Abed Frans di Kupang yang rutin melayani tour wisata dengan rute Darwi Darwin- Kupang-Dili dan kota-kota lain di Nusa Tenggara Timur.
Pimpinan Flobamor Tours Abed Frans mengatakan ujicoba kolaborasi dengan manajemen Cruise di Australia itu selama satu tahun dengan layanan setiap bulan sekali.
Pintu masuknya kombinasi dari Darwin ke Kupang dan juga Dili- Kupang menggunakan kapal dan juga pesawat Air North.
“Kombinasi, ada yang datang dengan kapal dan diantar pulang ke Dili naik Air North kembali ke Darwin dan ada juga yang turun dengan pesawat di Dili dan dijemput lagi dengan kapal yang sama ke NTT melalui pintu masuk Kupang,” katanya.
Dikatakan kerjasamanya dengan relasinya di Darwin itu diuji coba setahun selama 2026 dan diharapkan tetap langgeng.
“Melalui kolaborasi ini diharapkan bisa mendorong semakin banyak orang Australia datang ke NTT dan menjadikan Kota Kupang sebagai gate utama ke Indonesiam,”ujarnya. (tim/42na/Paul S)