Friday, April 3, 2026
spot_img
More

    Latest Posts

    OMK dan THS/THM Ranting Paroki Fransiskus dari Assisi Kupang Lakonkan Drama Penyaliban Yesus Secara Paripurna

    KUPANG, fortuna.press – Memperingat Wafatnya Isa Almasih, Tuhan Yesus Kristus pada, Jumat, 3 April 2026, puluhan Orang Muda Katolik (OMK) dan anggota komunitas Tunggal Hati Suci- Tunggal Hati Maria (THS/THS) melakonkan drama penyaliban dan kematian Tuhan Yesus dengan paripurna.
    Drama ini dipentaskan untuk memperingati Jumat Agung sebagai visualisasi pengorbanan Yesus untuk menebus dosa manusia.
    Aksi teatrikal Penyaliban Yesus itu diperankan secara sempurna oleh puluhan anggota THS/THM dan juga orang muda katolik di pelataran gerea St.Fransiskus dari Assisi Kolhua Kupang serta berhasil membius emosional ribuan umat yang hadir.
    Hadir menyaksikan langsung pementasan drama tersebut antara lain Pastor Paroki RD.Longginus Bone, pastor rekan sekaligus Pembina OMK RD. Atoin Kobessy, para pengurus DPP, Pengurus DPS Stasi St, Agustinus Bello, DPS Stasi Noesinas dan ribuan umat Paroki St. Fransiskus dari Assisi.
    Adapun Ande Bria dan Della Bin Toni mengambil peran utama sebagai Yesus dan Maria, Carol sebagai raja Pontius Pilatus serta puluhan Algojo dan peran lainnya sebagai Veronika dan wanita-wanita Yerusalem.
    Pantauan www.fortuna.press,  pementasan Tablo itu dimulai sekitar pukul 08.15 WITA an berakhir sekitar pukul 09.40. Beberapa  aksi algojo yang kejam sempat memacu emosional umat dan ribuan warga yang menyaksikan.
    Drama penyaliban yang dimulai dari prosesi penyerahan Yesus (Andre Bria) kepada Gubernur Romawi (Carol) yang adalah penguasa utama/ pejabat tinggi yang memiliki wewenang hukum untuk menjatuhkan vonis mati. Pilatus memimpin pengadilan Yesus dan menurut Injil, berusaha menghindari tanggung jawab, namun akhirnya menyerah pada desakan massa.
    Yesus kemudian dipaksa algojo memikul salib menuju Golgota dengan melewati jalan yang sulit terjal dan dilakonkan dengan penuh sukacita hingga terjatuh 3 kali dari salib. Ia sempat dibantu Simon dari Kirene, bertemu Veronika juga wanita-wanita Yerusalem yang meratapinya hingga didera menuju salib Golgota.
    Ratapan Della Bin Toni dengan suara tangisan menggelegar seakan memecah hening dan memacu emosional semua umat, mereka membathin, bahkan dari umat yang meneteskan air mata. Suara Della makin keras ketika melihat sengsara dan sakit yang mendalami harus melepas kepergian anaknya Yesus untuk disalipkan.
    Prosesi penyaliban Yesus berlangsung sangat dramatis dan dilakonkan dengan sangat baik serta memicu perhatian umat, hingga  menghantar Yesus menyerahkan nyawanya kepada Bapa Disurga dalam sakrat maut.
    Yusus dari Arimatea kemudian bersama Maria Ibu Yesus dan sejumlah wanita segera menuju ke Golgota menurunkan jenazah Yesus lalu dibaringkan dalam pangkuan ibunya dengan tangisan haru biru sebelum dimakamkan.
    Tentang Drama Penyaliban Yesus/Tablo
    Drama penyaliban Yesus (sering disebut  Tablo Jalan Salib) menggambarkan kisah sengsara (Passion) Kristus yang dimulai dari Taman Getsemani hingga wafat di Golgota. Tahapan utamanya meliputi: penangkapan, pengadilan (di hadapan Imam Agung & Pilatus), penyiksaan, perjalanan memikul salib, penyaliban, wafat, dan diturunkan dari salib.
    Berikut adalah tahapan drama penyaliban Yesus secara kronologis:
    1. Perjamuan Terakhir & Taman Getsemani
    • Perjamuan Terakhir: Yesus memecah roti dan membagikan anggur dengan murid-murid-Nya, menetapkan Ekaristi.
    • Doa di Getsemani: Yesus berdoa dengan berat hati, sementara murid-murid-Nya tertidur.
    • Penangkapan: Yudas Iskariot mengkhianati Yesus dengan ciuman, dan Yesus ditangkap oleh prajurit.
    1. Pengadilan Yesus (Proses Hukum)
    • Sidang Yahudi: Yesus dibawa ke hadapan Imam Besar Hanas dan Kayafas, di mana Ia diinterogasi dan dianggap melanggar hukum Taurat.
    • Penyangkalan Petrus: Petrus menyangkal Yesus tiga kali sebelum ayam berkokok.
    • Sidang Romawi: Yesus dibawa ke Pontius Pilatus, lalu ke Herodes, dan kembali ke Pilatus.
    • Penyiksaan: Yesus dicambuk, dimahkotai duri, dan diperolok-olok oleh para prajurit.
    1. Jalan Salib (Via Dolorosa)
    • Jatuh Pertama: Yesus dipaksa memikul salib menuju Golgota dan jatuh pertama kali.
    • Bertemu Bunda Maria: Yesus bertemu Ibunya di tengah perjalanan.
    • Simon dari Kirene: Prajurit memaksa Simon dari Kirene untuk membantu Yesus memikul salib.
    • Veronica: Veronica menyeka wajah Yesus dengan kain.
    • Jatuh Kembali: Yesus jatuh beberapa kali karena kelelahan ekstrim (jatuh kedua dan ketiga).
    1. Penyaliban dan Wafat
    • Penyaliban: Yesus sampai di bukit Tengkorak (Golgota), pakaian-Nya diundi, lalu Ia dipaku di kayu salib di antara dua orang penjahat.
    • Tujuh Perkataan: Yesus berdoa memohon ampun bagi orang yang menyalibkan-Nya.
    • Wafat: Kegelapan melanda dari siang hingga sore, Yesus berseru dan menyerahkan nyawa-Nya.
    1. Penurunan dari Salib & Penguburan
    • Penurunan Jenazah: Jenazah Yesus diturunkan dari salib dan diserahkan kepada Bunda Maria.
    • Penguburan: Jenazah Yesus dibaringkan dalam makam dengan rempah-rempah.
    Apresiasi dan Terima Kasih  dari Romo Tony
    Drama Penyaliban Yesus tahun 2026 yang diperankan komunitas THS/THM kali ini dinilai sukses dan sempurna setelah berlatih serius kurang lebih 1 bulan. Para pelakon nampak sangat total mampu membius emosional umat/penonton yang larut dalam keheningan dan kesedihan mendalam.
    Romo Tony sebelum mengakhiri dan memberik berkat penutup kegiatan drama tersebut mengaku sangat bangga pada Pengurus, Pembina Komunitas THS/THM ranting Paroki St.Fransiskus dari Assisi Kolhua Kupang yang memberian persembahan karya terbaik dalam perayaan Jumat Agung tahun ini.
    Ucapan terima kasih juga atas dukungan Pastor Paroki RD. Longginus Bone, Pengurus DPP, DPS dan juga pengurus OMK, panitia dan Tim IT dan Audio Visual yang dipimpin Pangki dkk serta semua pihak yang telah dengan caranya menyukseskan pementasan Drama Penyaliban Yesus tersebut.
    “Terima kasih untukmu semua, penampilan kali ini luar biasa karena latihan yang baik dari anak adik kita THS/THM/OMKS serta dampingan yang sungguh dari para Pembina THS/THS juga semua pihak yang telah dengan caranya menyukseskan. Tuhan memberkati kita semua,” ujarnya  (tim/42na)

    Latest Posts

    spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

    Don't Miss

    Stay in touch

    To be updated with all the latest news, offers and special announcements.