KUPANG– Sebanyak 50 dari 85 siswa SD GMIT di Oemofa Desa Nunfamo, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, NTT membutuhkan orangtua asuh untuk bisa mengakses pendididikan menengah dan pendidikan tinggi.
Demikian dikatakan Kepala Sekolah Sepriana Riwukore ketika menerima kunjungan Tim dari Rotary CLub of Kupang Rastamores dan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) NTTpada Sabtu, 21 Februari 2025 siang.
Adapu Rotary Club adalah sebuah kemanusiaan internasional yang konsern dibidang pendidikan, kesehatan dan pelestarian lingkungan serta isu-isu sosial. Semantara GAMKI NTT adalah organisasi pemuda bernafaskan Kristen yang aktif dalam berbagai gerakan sosial, advokasi kebijakan, dan pelestarian lingkungan di wilayah NTT.
Kegiatan itu dimotori bersama oleh President Rotary Club of Kupang Rastamores Abed Frans dan Ketua GAMKI NTT Winston Rondo.
Hadir saat itu Tim Rotarian Petsy Frans, Semy Ndolu, Naomi Doko, Enjel Tobo dan juga kawan-kawan. Ketua GAMKI NTT Winston Rondo yang adalah juga Pimpinan Komisi V DPRD NTT juga hadir bersama sejumlah pakar hukum dan puluhan orang pengurus GAMKI NTT serta Pimpinan Redaksi Majalah fortuna/ www.fortuna.press, Fidelis Nong Nogor.
Ada 3 misi dalam kegiatan akhir pekan tersebut yakni memberikan bantuan peralatan sekolah di SD GMIT Oemofa dalam konteks penguatan literasi dan mendorong semangat belajar bagi para siswa; memberikan layanan konsultasi hukum gratis bagi warga lokal hingga melakukan penamaman tanaman umur panjang dan ekonomis di kawasan itu. Kegiatan itu juga dalam rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-121 Rotary Club Internasional yang jatuh pada Senin,23 Februari 2026.
Mereka menyambut hangat kehadiran rombongan dan langsung berbagi ceriah di salah satu ruang kelas berukuran sedang. Ada Kepala Sekolah Sepriana Riwukore bersama Ketua Komite, 7 orang rekan guru dan tenaga kependidikan, Ketua Majelis Ebenhazer Sufa Klasis Amabi Oefeto Timur, Pdt.Absalom Tanaos serta puluhan siswa dari berbagai latarbelakang sosial dan ekonomi.
Sepriana saat itu menjelaskan SD GMIT Oemofa merupakan sekolah berAkreditasi B, dengan jumlah siswa sebanyak 85 orang. Mereka diasuh oleh 4 guru PNS dan 4 guru honor, ada 6 gedung dan 18 ruangan kelas permanen. Proses belajar mengajar dikabarkan berjalan normal, ada sejumlah kegiatan esktarkurikuler semisal pramuka dan rencananya drum band
Ruang kelas kala itu sejenak menjadi hening, tatkala Kepsek Sepriana mengatakan bahwa dari 85 siswa yang ada, sekitar 50 orang siswa/i punya masalah serius dalam status perkawinan. Mereka tak memiliki orangtua yang bertanggungjawab penuh masa depan mereka khususnya dalam mengaskes pendidikan menengah, dan bakal dipastikan “suram” untuk harus melanjutkan pendidikan tinggi nanti.
“Pasalnya 50 orang anak di sekolah itu tidak memiliki orangtua; ada yang tanpa ayah biologis, ada yang yatim, piatu, ada yang berasal dari keluarga broken home, orangtuanya cerai dan masing-masing-masing mencari jalan hidup sendiri dengan menjadi pekerja migran (TKI). Orangtuanya pergi tanpa kabar. Mereka akhirnya diasuh oleh kakek nenek yang hidup dalam keterbasan ekonomi karena ditinggal pergi oleh orangtua kandungnya. Mereka butuh orangtua asuh,” papar Sepriana.
Kisah miris ini menyita waktu dan perhatian Abed Frans dan tim dari Rotary Club of Rastamores, juga Ketua GAMKI NTT Winston Rondo yang adalah Pimpinan Komisi V DPRD yang membidangi masalah pendidikan. Sebab masa depan anak-anak yang lagi ceriah itu akan sirnah pada waktunya ketika biaya pendidikan akan menjadi kandala serius meskipun isu pendidikan gratis selalu digembar-gemborkan penguasa dan pemerintah setiap 5 tahunan.
Harapan Sepriana akan relasi dan hadirnya orangtua asuh bagi ke-50 orang siswa atau sekitar 70 persen dari total siswa SD GMIT Oemofa itu kemudian jadi catatan serius Rotary Club dan GAMKI NTT untuk dibahas dalam momentum yang lebihkhusus, produktif untuk mendapatkan solusi memadai kedepan.
Mengakarkan Literasi, Menguatkan Generasi
Abed Frans, President Rotary Club of Kupang Rastamores saat itu menyampaikan terima kasih karena dalam komunikasi singkat dengan Ketua GAMKI NTT Winston Rondo dan tim teknis akhirnya Rotary Club bisa hadir di desa setempat dan berbagi kasih. Hal itu katanya sebagai komitmen rotary akan penguatan literasi serta mendorong anak-anak untuk semangat belajar. Semangat itu juga sejalan dengan moto tema HUT Rotary Club ke-121 yakni “Mengakarkan Literasi, Menguatkan Generasi”
Ada sejumlah paket bantuan kebutuhan sekolah semisal buku, ballpoint, pengggaris serta buku-buku literature yang relevan dengan anak usia skeolah dasar yang bisa dipelajari anak-anak dan guru disekolah itu. Rotary Club juga menyerahkan bantuan peralatan olahraga seperti bola voley dan net dan sebagainya
Dikatakan hal itu merupakan bentuk kepedulian Rotary Club untuk memberikan motivasi bagi generasi muda kabupaten Kupang untuk terus belajar dan berprestasi. Dia juga mendorong para guru untuk tetap semangat mengedukasi, memperhatikan kesehatan mental anak-anak sehingga mereka bisa tumbuh, belajar bersama dan sukses dimasa mendatang.
Rangkaian kegiatan itu baginya menjadi kado terindah bagi warga Oemofa Kabupaten Kupang dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke- 121 Rotary Club internasional yang jatuh pada Senin, 23 Februari 2026.
Sementara Ketua GAMKI NTT Winston Rondo saat itu juga mendorong anak-anak untuk terus belajar dan bermimpi besar akan masa depan yang lebih baik.
GAMKI NTT katanya memiliki keterlibatan aktif dalam sektor pendidikan melalui berbagai program strategis dan kolaborasi dengan instansi pemerintah, termasuk dengan dengan Rotary Club of Kupang Rastamores.
Sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi NTT dan stakeholders, GAMKI berkomitmen mendukung kebijakan pendidikan daerah yang saat ini diarahkan pada penguatan karakter dan kualitas sumber daya manusia serta literasi dibawah koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi NTT juga literasi ekonomi finansila dan klinik hukum yang produktif dalam membantu warga dan jemaat yang membutuhkan layanan hukum nanti melalui LBH yang dihadirkan GAMKI NTT.
Lestarikan Bumi dan Konsultasi Hukum
Sejalan dengan tagline Rotary Club maka bekerjasama dengan GAMKI NTT, Jemaat GMIT Siloam dan warga Desa Nunfamo, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Rotary Club of Kupang Rastamores juga melakukan aksi penanaman pohon umur panjang, tanaman produktif di lokasi setempat.
Juga diserahkan 20 set bantuan jamban sehat dan praktis bagi warga dan langsung dilakukan demo pemasangan oleh Tim Rotary bersama warga setempat.
Aksi tersebut sejalan dengan tema Rotary Hijaukan Bumi- Bersama Menghijaukan serta Melestarika Bumi, Menguatkan Bersama” untuk masa depan lingkungan dan alam yang lebih berguna bagi generasi serta menciptakan lingkungan keluarga yang bersih dengan fasilitas jamban yang nyaman.
Sekitar 100 anakan ditanam bersama warga dan jemaat di kompleks PosPel GMIT Siloam Oemofa. Ditempat ini juga dilakukan syukuran ulang tahun berupa doa dan pemotongan Kue Ulang Tahun ke- 121 secara bersama-sama oleh President Rotary Club of Kupang Rastamores Abed Frans, Ketua GAMKI NTT Winston Rondo dan pimpinan setempat.
Adapun acara yang dipusatkan Pospel Siloam itu pula dipadukan dengan layanan konsultasi hukum secara gratis bagi warga yang diberikan oleh sejumlah pakar hukum dari GAMKI NTT. Tokoh masyarakat setempat menyampikan sejumlah kasus hukum yang sering muncul di desa tersebut yakni kasus tanah, kasus perceraian dan nihil kasus criminal lainnya. (tim/01)