Friday, April 3, 2026
spot_img
More

    Latest Posts

    Semy Ndolu : Rotary Club Perkuat Kompetensi dan Sentuh Sisi Kemanusiaan Siswi SMKN 4 Kupang

    Peserta Pelatihan Pembalut wanita di SMKN 4 Kupang, Sabtu, 27 September 2025. Foto : Fortuna

    KUPANG, fortuna.press – Kepala SMKN 4 Kupang Semy Ndolu,M.Pd menyambut hangat kehadiran Past District Governor Rotary Club Lina Soeratman, President Rotary Club Rastamores Kupang Abed Frans bersama Tim di sekolahnya,Sabtu, 27 September 2025.

    Kehadiran Tim Rotary CLub tersebut bertujuan memberikan motivasi, pelatihan dan menjadikan SMKN 4 Kupang sebagai salah satu pilot project pembuatan pembalut wanita yang berkualitas, higinis, terjangkau serta bernilai ekonomi.

    Rotary Club menurut Semy Ndolu tidak saja sebagai organisasi internasional yang memiliki visi mulia memperkuat kompetensi pelajar dan pemberdayaan ekonomi tapi juga menyentuh sisi humanity atau kemanusiaan bagi generasi muda Nusa Tengara Timur sejak di bangku SMA/SMK.

    Adapun kehadiran Past District Governor Rotary Club Lina Soeratman dan Tim dalam rangkaian road show ke NTT dan mengunjungi Kota Kupang, kabupaten Belu dan pulau Sumba dalam rangka melihat dari dekat berbagai progam/kegiatan Rotary Cub di wilayah Indonesia Timur.

    Di SMKN 4 Kupang misalnya, Lina Soeratman yang adalah pengusaha sukses bidang konveksi dan pembalut wanita itu langsung mengajarkan teknik sederhana pembuatan pembalut wanita yang murah, lebih dari sekali pakai, higienis serta dapat dipasarkan luas.

    Kegiatan tersebut kata Semy memberi 3 manfaat sejalan dengan upaya sekolah khususnya jurusan Krya Tekstil yang memang fokus juga pada ketrampilan menjahit dan menenun serta menjadikan kain percah sebagai bahan baku pembuatan berbagai souvernier dan aksestoris.

    Pertama, bagi remaja putri, pelatihan tersebut sanggat membantu anak-anak tidak saja terampil tapi juga pemberdayaan dalam mendukung program sekolah ramah ramaja dan lingkungan serta peduli pada masa tumbuh kembang siswa/i.

    “Kita tahu, tidak semua anak sekolah pegang uang diatas Rp 20.000 per hari. Kalau pas disekolah dan haid lalu mereka tidak siap maka disinilah peran UKS kita dan manfaatnya akan terasa dari pelatihan ini, katanya.

    Kedua, dalam konteks pemberdayaan ekonomi hal mana ada sisi edukasi dan motivasi pemberdayaan ekonomi bagi siswa/i jurusan Krya Tekstil dimana ada kompetensi jahit tenun dan lain-lain.

    “Bagi saya program ini sangat bagus, kami juga biasanya siap pembalut wanita disekolah namun dengan pelatihan ini  maka ada aspek pemberdayan lewat siswa disekolah. Mereka bisa menyiapkan sendiri. Kalau mereka tiba-tiba alami haid pertama disekolah maka sudah bisa diantisipasi, katanya.

    Manfaat ketiga, yakni melalui kegiatan ini para siswa/I SMKN 4 Kupang juga diperkenalkan tentang organisasi yang namanya Rotary Club yang merupakan organiasai non partisan, non politik, dengan full misi kemanusian.

    “Dengan hadirnya Kupang Rastamores Rotary Club dapat melatih, mendidik dan mengajak mereka, Ayo kita bergerak bersama-sama untuk misi kemanusian, “ujarnya

    Dia juga berharap urusan dengan Rotary Club tidak hanya sampai disitu tapi juga mempersiapkan siswa-siswi SMKN 4 Kupang menjadi calon Rotarian yang bisa terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan kini dan mendatang.

    “Nah anak-anak sejak usia SMA/SMK sudah bisa belajar masuk sebagai rotarian, kategori interract di Rotary Club.  tidak berbayar, tidak siapkan kontribusi iuran dan lain-lain tapi bisa dilibatkan mereka dalam aksi kemanusiaan, bencana alam dan lain sebagainya, pinta Semy.

    Past District Governor Lina Soeratman sedang mengajarkan cara membuat Pembalut wanita di SMKN 4 Kupang, Sabtu, 27 September 2025. Foto : Fortuna

    Sementara Past District Governor Lina Soeratman mengatakan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan ketrampilan para siswa SMKN 4 Kupang dalam menghasilkan produk pembalut wanita yang berkualitas, dapat dipakai lebih dari sekali, murah serta bernilai ekonomi karena pembalut menjadi menjadi salah satu kebutuhan vital perempuan termasuk siswi SMKN 4 Kupang.

    Tujuan lain yakni menjadikan siswi SMKN 4 Kupang sebagai mentor (Traning for Trainers) bagi teman sebaya, keluarga dan atau komunitas perempuan di Kota Kupang yang ingin mendapatkan/memproduksi produk pembalut wanita berkualitas dengan harga terjangkau.

    Dia berharap pelatihan tersebut menjadi bekal sekaligus peluang usaha bagi para siswi SMKN 4 Kupang dalam memproduksi pembalut wanita dengan brand khusus sekaligus mendukung program “Ina Kasih” Pemerintah Kota Kupang yang kini membagikan pembalut gratis bagi wanita dari keluarga miskin ekstrim.

    “Tentu ini jadi langkah nyata kolaborasi Rotary Club Kupang Rastamores tidak saja untuk meningkatkan ketrampilan para siswi, sisi sosial tapi juga menyentuh aspek economic development, jadi produk ini bisa juga dipasarkan,” ujarnya.

    Sejalan dengan itu, Rotary Club juga ingin kegiatan tersebut beriringan dengan isu lingkungan merawat bumi, memerangi masalah sampah yang sering jadi momok global.

    “Bayangkan berapa sampah plastik dari pempers, pembalut dan lain-lain yang ratusan tahun baru terurai. Dengan produk pembalut dari kain dan tenun ramah lingkungan ini kita telah berjuang bersama mengawal isu keselarasan dengan lingkungan ini,” kata wanita energik ini

    Untuk diketahui, pelatihan itu juga adalah bentuk dukungan nyata bagi masyarakat Kota Kupang dibidang kesehatan ibu dan remaja putri, apalagi belum lama ini Wakil Walikota Kupang Serena Francis didaulat menjadi anggota kehormatan Rotary Club. Giat ini tentu selaras dengan program Ina Kasih yang dilaunching Pemkot Kupang.

    Past District Governor Lina Soeratman foto bersama peserta dan Kasek SMKN 4 Kupang dan President Rotary Club Rastamore Kupang usai kegiatan pelatihan, Sabtu, 27 September 2025. Foto : Fortuna

    Perkuat Literasi dan Peduli Lingkungan Kota

    President Rotary Club Kupang Rastamores Abed Frans menyampaikan terima kasih kepada Past District Governor Lina Soeratman yang sempat mengisi waktu 2 jam bersama para siswi SMKN 4 Kupang dalam lawatan sepekan ke Nusa Tenggara Timur menyinggahi Kota Kupang, Belu dan pulau Sumba. Terima kasih juga disampaikan kepada Kepala SMKN 4 Kupang Semy Ndolu yang telah berkolaborasi baik.

    Pelatihan tersebut menurut Abed Frans adalah salah satu kegiatan sederhana yang bisa dilakukan Rotary Club sebagai sebuah organisasi internasional yang bergerak di bidang kemanusiaan.

    Diharapkan para siswi dapat menjadi trainer (Training of Trainers) yang bisa menularkan hal baik tersebut kepada para remaja putri, keluarga dan komunitas juga dalam rangka mendukung program “Ina Kasih” yang diluncurkan Pemerintah Kota Kupang.

    Di Kota Kupang katanya, Rotary Club juga memberikan perhatian pada urusan pengelolaan dan pengolahan sampah, aksi peduli lingkungan dengan penanaman mangrove dan pelepasan tukik di kawasan pantai Muara Abu Oesapa Barat pekan lalu dihadiri langsung oleh District Governor (DG) Rotary Club, Dyah Aggraeni bersama Tim selama 2 hari berada di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

    Kegiatan tersebut dibuka Plt.Sekot Kupang juga melibatkan sejumlah pejabat dinas lingkungan hidup provinsi NTT dan Kota Kupang, kepala pewakilan Bank Indonesia dan lembaga mitra jasa keuangan,  KADIN dan lintas komunitas profesi.

    Rotary Club Kupang Rastamores juga berencana menyasar segmen pendidikan dengan kegiatan literasi dan pembagian buku- buku bagi sejumlah sekolah dan Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) juga penghijauan disejumlah titik rawan kebakaran di Kota Kupang sebagai bagian dari upaya bersama mencegah pemanasan global. (tim/42na)

    Latest Posts

    spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

    Don't Miss

    Stay in touch

    To be updated with all the latest news, offers and special announcements.