Fortuna

Mulai 5 Juli 2021, Dimonim Air Layani Penerbangan Perintis Kupang – Pantar, Alor

“Tidak hanya itu, harga tiket yang dibandrol untuk rute perintis ini terpantau sangat murah, hanya Rp 300.000/orang per sekali terbang”

Suasana Penerbangan Perdana Kupang- Kabir belum lama ini. Foto : dok.Fortuna

KUPANG, fortuna.press -Kabar gembira bagi warga masyarakat yang ingin bepergian dari Kupang ke Pulau Pantar, Kabupaten Alor melalui Bandara Kabir.

Meskapai Penerbangan Dimonim Air siap melayani rute perintis tersebut mulai tanggal 5 Juli 2021 dengan frekuensi 2x seminggu pada hari Senin dan Rabu

Tidak hanya itu, harga tiket yang dibandrol untuk rute perintis ini terpantau sangat murah, hanya Rp 300.000/orang per sekali terbang.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Isyak Nuka,ST.MT mengatakan rute Kupang- Kabir Pulau Pantar adalah rute penerbangan perintis yang akan dilayani oleh maskapai Dimonim Air secara reguler

“Izin sudah dikeluarkan dan akan diterbangi Dimonim Air, setiap hari Senin dan Rabu, 2x dalam seminggu. Harga tiket berkisar 300 ribuaan,” papar Isyak dalam postingannya di laman Fortuna Media Group

Dia mengajak seluruh masyrakat dan warga provinsi Nusa Tenggara Timur yang ingin bepergian ke pulau Pantar agar bisa menikmati layanan penerbangan pertintis tersebut

“Ayo, teruskan kabar baik ini kepada keluarga, teman-teman dan masyarakat umumnya. Terimakasih, ujar sosok energik ini berpromosi

Iklan Layanan Masyarakat. Foto : dok. Fortuna

Adapun ujicoba penerbangan dari Bandara Internasional El Tari di Kupang dengan tujuan Bandara Kabir, PulauPantar, Kabupaten Alor sudah dilakukan dengan sukses beberapa waktu lalu

Dengan adanya rute baru ini maka penerbangan dari Kupang ke Alor, maka kini warga dapat berpergian ke Kabupaten Alor melalui 2 pintu masuk yakni melalui Bandara Mali Kalabahi dan  Bandara Kabir di Pulau Pantar.

Terbukanya askes udara langsung dari Ibukota Provinisi NTT di Kupang ke ALor ini juga kata Isyak dapat meningkatkan akses layanan ekonomi,investasi dan  pariwisata serta berbagai program percepatan urusan pembangunan kemasyarakatan di daerah itu. (tim/42na)

%d blogger menyukai ini: