Fortuna

Golo Depet Mangarai Timur, Jelmaan Imajinasi Anak Muda Pulang Rantau

“Saya berencana membangun Kedai Kopi disekitar area ini, biar setelah berkeliling dan berfoto para pengunjung bisa menikmati kopi dan makanan lokal”

Golo Depet dan Spot foto terbaik dalam balutan Pesona alam yang sangat indah. Foto : dok.Fortuna

Anda bingung mau menikmati wisata apa di Manggarai Timur, Flores? Ayoo kini jalan-jalan ke Golo Depet, salah satu spot ekowisata yang tidak saja unik dan keren tapi juga siap memanjakan mata anda dan orang-orang terkasih.

Ya,,Golo Depet memang kini dikenal sebagai sebuah spot foto yang sangat indah dan menakjubkan. Pengunjung boleh menikmati pesonanya tapi juga bisa menyempurnakan kisah kasih anda disini. Terlebih disana–di Golo Depet, Anda pemuda dan pemudi dapat mengabadikan moment berkesan bersama pasangan.

Golo Depet direkomendasikan bagi Anda muda-mudi yang mungkin baru berkenalan dan atau lagi kasmaran dengan pasangannya. Spot ini terletak di Desa Golo Loni, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Pesona wisata baru ini dibangun atas hasil imajinasi sang pemuda desa bernama Severinus Deo atau yang akrab disapa Rino. Pria berusia 23 tahun yang baru pulang merantai itu kemudian menyulap Golo Depet jadi sebuah destinasi wisata popular di kampungnya.

Adapun Rino adalah anak muda alumni dari salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kota Ruteng, Kabupaten Manggarai. Setelah tamat Sekolah, ia merantau ke Lombok, Nusa Tenggaara Barat. Disana ia memulai bekerja sembari mengasah imajinasinya. Dengan harapan suatu saat ia dapat membangun usaha sendiri dibidang yang ia impikan sejak masih dibangku Sekolah.

Tak disangka, pada tahun 2020 saat dunia diperhadapkan dengan situasi pandemi Covid-19, ia mendapat musibah. Perusahan tempat dimana ia bekerja di Lombok melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Kecewa pasti tapi Rino kemudian memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Lerang, Desa Golo Loni, Kecamatan Rana Mese.

Setiba di kampung, ia memulai kerja serabutan. Maklum situasinya sudah berbeda selama ia di Lombok. Ia kembali bekerja mengikuti sang ayah. Mengurus ladang, sawah dan bahkan ikut menjadi buruh bangunan bersama ayahnya. Selain itu, ia juga ojek.

Dari hasil kerjanya itu sedikit demi sedikit ia sisikan ke dalam celengan untuk tabung. Tujuannya adalah agar ia biasa bangun usaha seperti yang pernah ia impikan.

Suatu sore, tiba-tiba secara spontan ia meminta ayahnya untuk membangun Gazebo di sebelah bawa rumahnya. Rumah mereka tepat berada di sebelah atas jalan dan kontur tanah dari rumahnya berbentuk lereng. Ayahnya yang pernah berprofesi sebagai tukang pun langsung mengindahkan keinginan anaknya itu.

Dari satu gazebo, kemudian mereka memulai membangun dua Gazebo dengan bahan dasar dari kayu percah (kayu yang tidak bisa dipakai lagi untuk bangun rumah). Tidak hanya itu, beberapa ornament berbahan alami dilengkapi dan ditata sedemikian hingga menjadi sebuah spot yang indah untuk photo boad

Severinus Deo atau Rino kemudian mulai mempromosikan tempat usahanya itu diberbagai media sosial semisal di akun facebook milikinya “Rino Rino” dan diberbagai grup Whatsapp, instragram dan lain sebagainya. Pelan tapi pasti hingga hari ini Golo Depet makin popular dan dikenal publik.

Kreasi Anak Muda Rino yang syarat pesan pelestarian lingkungan dan pentingnya menjaga Sapta pesona. Foto :

Kepada www.fortuna.press terkait inspirasi usahanya, Rino dengan lugas menjawab “Saya terinspirasi oleh salah satu tempat di Lombok, Namanya Spot Foto Rumah Pohon Gangga di Lombok Utara. Tempatnya sangat Indah dan saya terpesona dengan tempat itu, ujarnya santai.

Baginya tempat itu sangat menawan dan tidak jauh bedanya dengan apa yang ada dikampung halamanya.

“Menikmati pesona alam dari pojok depan rumah ini begitu indah dan memikat hati. Maka, saya berkeinginan untuk membangun kawasan ini jadi sebuah “Spot Foto” yang mempesona, keren, indah dan nyaman bagi siapa saja terutama kawula muda, katanya.

Ia kemudian mengajak www.fortuna.press untuk bisa menyaksikan sendiri view yang ada didepan mata sambil menunjuk panorama alam yang sangat indah pada petang itu, sangat memanjakan mata bukan?.

Rino menyampaikan kedepannya ia akan membangun tambah gazebo dan mempercantik kawasan itu dengan aneka sentuhan art (seni) yang bisa memanjakan mata pengunjung ketika beranjangsana juga membangun sebuah caffe shop di lokasi itu.

“Selain itu, saya dan keluarga terutama kakak saya berencana untuk membangun Kedai Kopi disekitar area ini. Biar setelah berkeliling dan berfoto para pengunjung bisa menikmati kopi dan makanan lokal sebgai pelengkap ketika bersantai ria dikawasan ini, katanya.

Para Kawula Muda menikmati pesona Golo Depet. Foto : dok.Fortuna

Ia mengakui sejak dibuka beberapa bulan ini, banyak pengunjung yang berdatangan. Jumlah mereka didominasi anak muda dan para pelintas serta masyarakat umum ketika hari ribur.

“Kalau pengunjung lumayan kakak. Lebih-lebih saat hari Minggu dan hari libur perayaan besar, seperti Tahun Baru, urainya

Ia yakin peminat yang berkunjung ke tempat usahanya pasti banyak, karena selain menawarkan pesona wisata alam yang indah, lokasinya juga sangat strategis dijalan trans Flores sehingga mudah dijangkau.

Maka dari itu, kami berencana untuk membangun beberapa spot foto lagi dan menghadirkan sebuah Kedai Kopi dan Makanan Lokal yang menjadi khas dari tempat ini, katanya optimis.

Foto : Dok.Fortuna

Butuh Sentuhan Modal

Semangat kreatif “Rino Muda” dan kawan-kawan seperti ini tentu jadi sebuah embrio pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat yang sangat diharapkan pemerintah apalagi dimasa pandemic covid-19

Bantuan stimulant dari dana Pengembangan Ekonomi Nasional (PEN), pos KUR Bank dan  Koperasi juga sentuhan lamgsung pemerintah melalui Alokasi Dana Desa atau pengembangan desa wisata harusnya menjadi solusi untuk pengembangan ekonomi dikalangan generasi muda

Saya pernah mengkases modal ke beberapa lembaga pembiayaan termasuk juga pernah membawa proposal ke Dinas Pariwisata Manggarai Timur, tapi sejauh ini belum ada realisasinya, katanya.

Dikatakan pada tahun 2020, saat penetapan 5 Desa Wisata oleh Bupati Manggarai Timur di Rana Mese, sempat dijanjikan Bupati untuk membantu, bahkan pernah berkunjung dan beri harapan itu tapi entalah mungkin belum rezeki buat saya, ujarnya pesimis.

Meski demikian, ia tetap bertekad mengembangkan usahanya secara swadaya mungkin melalui Bank atau Koperasi sehingga usaha ini jalan terus dan berkembang

Satunya tempat ia masih bisa berlindung adalah dari Pos Bumdes meski belum ada kepastian. Namun yang membuatnya bersyukur adalah bahwa tempat itu sering direkomendasikan oleh para pihak untuk pagelaran event, kunjungan tamu pemerintah kabupaten, pemerintah desa dan lainnya

“Ya syukrulah, pemerintah desa mengajak mereka ke tempat ini. hitung-hitung kehadiran mereka juga bisa mempromosikan tempat ini ke orang lain, katanya

Untuk ddiketahui, Golo Depet menjadi sebuah spot wisata yang sangat indah. Banyak penyunjung memberi apresiasi atas ide kreatif dan kerja keras Rino

Indah Nian Bukan. Foto : Dok.Fortuna

Kedepannya dia berharap agar ada sosok orang yang suport usaha ini. Baik itu Dinas Pariwisata, Pemerintah Desa maupun lembaga lain. “Entah lembaga apa saja itu asalakan mau dengan hati memberi suport usaha saya ini, tutupnya. (Edy Dahal/42na)

Iklan Garam Pintu Air

Iklan HUT RI ke 76

Iklan Kopdit Obor Mas

%d blogger menyukai ini: