
KUPANG, fortuna.press – Masifnya Gerakan Literasi di provinsi NTT seakan tidak bisa terlepas jauh dari peran seorang Polikarpus Do. Bicara tentang Literasi maka bayangan publik akan diarahkan ke sosok Polikarpus. Optimismenya mampu merubah stigma buruk tentang pendidikan inklusi menjadi sebuah kebutuhan akan akses pendidikan yang wajib bagi semua kalangan masyarakat.
Bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bintang Flobamora Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang didirikannya, Polikarpus mampu menunjukkan eksistensi pelayannya sebagai lembaga pendidikan non-formal yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Lebih dari 6 tahun, PKBM yang beralamat di Jalan Oe Ekam, RT 13 RW 005, Kelurahan Sikumana, Kota Kupang, itu menjadi salah satu PKBM terbaik dan bahkan ter-Akreditasi A di Kota Kupang.
Capaian tersebut menjadi pengakuan atas komitmen PKBM Bintang Flobamora dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat yang belum terjangkau pendidikan formal.
Di bawah kepemimpinan Direktur PKBM Bintang Flobamora, Polikarpus Do, lembaga ini terus berkembang dan berinovasi dalam menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat.
“PKBM Bintang Flobamora hadir untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan warga yang tidak atau belum menyelesaikan pendidikan formal. Setiap orang berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan bermutu,” ujar Polikarpus Do.
Prestasi nasional pernah diraih pada tahun 2019, ketika PKBM Bintang Flobamora dinobatkan sebagai PKBM Terbaik Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan kontribusi lembaga ini dalam pengembangan program vokasi, literasi, serta penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).
PKBM Bintang Flobamora secara konsisten menyelenggarakan Program Pendidikan Kesetaraan, yakni Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA.
Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan dan memperoleh ijazah yang diakui negara.
Selain pendidikan kesetaraan, PKBM Bintang Flobamora juga berperan aktif dalam pemberantasan buta aksara melalui program pendidikan keaksaraan dan pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang mendorong budaya literasi di lingkungan sekitar.




