
KUPANG, fortuna.press – Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Walikota Kupang dr. Christian Widodo meluncurkan produk- produk UMKM yang diproduksi oleh anggota Komunitas Kita Bersaudara Maumere (KKBM) Kupang, pada Sabtu, 27 Desember 2025 di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT.
Sejumlah produk UMKM KKBM Kupang yang diluncurkan untuk dipasarkan di NTT Mart dan gerai lainnya yakni stik rumput laut Mujizat, beras merah pulen organik dan beras jagung organik Nawasena, serta aksesoris ekraf khas Maumere.
Anggota KKBM Kupang yang adalah pelaku UMKM yakni Asry Karwayu, Gabriel Wae dan Tuty Handayani saat itu didaulat menyerahkan langsung produk-produk olahan mereka secara simbolis kepada Gubernur NTT dan Walikota Kupang.
Adapun acara peluncuran itu dilakukan bersamaan dengan momentum Pelantikan Ketua KKBM Kupang Agustinus Bajo,ST dan jajaran Badan Pengurus Komunitas Kita Bersaudara Maumere Kupang (KKBM Kupang) periode 2025-2028, Perayaan Natal Tahun Baru Bersama serta gelar seni budaya daerah Kabupaten Sikka di Kota Kupang.
Hadir saat itu Ketua Komisi III DPRD NTT Leonardus Lelo, Wakil Ketua Yunus Takandewa, anggota DPRD Kota Kupang Linda Uta Teku, Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) NTT Theo Widodo dan jajaran, Pastor Paroki Naikoten RD.John Russae dan imam konselebran, Ketua K2SS Haji Darwis, Ketua Ikatan Keluarga Muslim Maumere Kupang Abdul Majid dan anggota, para sesepuh orangtua, tokoh dan undangan serta ratusa warga KKBM Kupang.
Gubernur Melki Laka Lena dalam sambutannya saat itu memberi apresiasi atas dukungan para pelaku UMKM KKBM Kupang terhadap program One Community One Product (OCOP) dyang digalakan pemerintah provinsi NTT.
Melki juga menekankan pentingnya pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, sejalan dengan program One Village One Product (OVOP) yang saat ini dijalankan Pemerintah Provinsi NTT.
Melalui KKBM, ia berharap dapat dilakukan pendampingan berkelanjutan kepada desa-desa di Kabupaten Sikka. “Orang NTT harus semakin produktif. Defisit kita masih terlalu tinggi, dan ini hanya bisa diatasi jika kita mengoptimalkan potensi lokal yang ada,” tambahnya.
Gubernur Melki mendorong produk tersebut dikemas dengan label KKBM dan dipasarkan di NTT Mart. Selain itu, Gubernur juga menawarkan KKBM untuk memfasilitasi dan mendampingi UMKM anggota untuk mengakses KUR melalui Bank NTT yang akan disalurkan senilai 1 Triliun pada 2026.

Pikul Tanggung Jawab
Walikota Kupang dr.Christian Widodo melantik Dewan Pengurus KKBM Kupang periode 2025- 2028 ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan serta penyerahan pataka dari Walikota Kupang dr.Christian Widodo selaku pelindung kepada Ketua Umum KKBM Kupang, Agustinus Bajo, yang didahului oleh tutur adat oleh budayawan Stefanus Stanis.
“Selaku pelindung KKBM Kupang, maka saya melantik secara resmi pengurus KKBM Kupang periode 2025–2028,” ujar dr. Christian Widodo saat melantik badan pengurus.
Christian menyebut, pelantikan tersebut merupakan bentuk pengesahan terhadap struktur organisasi agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Demi Kepentingan Anggota
Ketua Umum KKBM Kupang, Agustinus Bajo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya kembali dipercaya memimpin KKBM Kupang untuk periode kedua.
Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi demi kepentingan anggota dan masyarakat luas.
Menurutnya, kekuatan utama KKBM Kupang terletak pada kebersamaan. Dengan kebersamaan tersebut, seluruh program organisasi dapat dilaksanakan secara optimal.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah agenda organisasi yang belum terealisasi, namun hal itu menjadi pembelajaran penting bagi kepengurusan tiga tahun ke depan.
“Saya percaya, dengan komitmen yang kuat antara pengurus dan anggota, eksistensi organisasi ini akan semakin baik di masa mendatang,” ujarnya.
Agustinus Bajo juga memaparkan, berdasarkan data resmi organisasi, keanggotaan KKBM Kupang sementara saat ini terdiri dari 20 kelompok arisan dengan jumlah 424 kepala keluarga atau sekitar 2.120 jiwa.
“Itu adalah anggota yang secara resmi telah menjalankan kewajiban dan memperoleh manfaat organisasi sesuai dengan haknya,” jelasnya
Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat KKBM Kupang, Kristo Blasin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang yang telah berkenan hadir dalam acara pelantikan tersebut.
Ia juga mengapresiasi kesediaan Agustinus Bajo dan Fidelis Nogor yang bersedia mengabdikan diri untuk memimpin KKBM Kupang periode 2025–2028.
“Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang dalam membangun daerah,” tegas Kristo.




