
KUPANG, fortuna.press — Gugus Depan (Gudep) 057- 058 Gerakan Pramuka di SMKN 4 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur melakukan aksi cinta lingkungan dengan menanam pohon jelang musim hujan tahun ini di kawasan kantor Lurah Fatukoa, Kecamatan Maulafa Kota Kupang, pada Sabtu 29 November 2025.
Tahun ini puluhan anggota Gudep 057-058 SMKN 4 Kupang berkolaborasi dengan Rotary Club Kupang Rastamores dan Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.
Melalui kegiatan ini, para pelajar diajak terlibat langsung dalam upaya menjaga kawasan hutan kota yang berfungsi sebagai paru-paru Kota Kupang.
Sedikitnya 300 bibit mahoni dan tabebuya ditanam di lahan milik Pemkot Kupang seluas satu hektare, disertai kegiatan bersih sampah sebagai langkah memperkuat edukasi praktik konservasi dan kebersihan sejak dini.
Kepala SMKN 4 Kupang, Semy Ndolu,S.Pd, M.Pd menilai kegiatan tersebut sangat relevan dengan pembentukan karakter siswa, terutama anggota Pramuka Gudep 057-058 yang terlibat aktif dalam aksi itu.
“Salah satu Dasa Darma Pramuka adalah cinta alam. Melalui kegiatan ini, siswa belajar langsung nilai kepedulian, gotong royong, dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa terus digelar dan menjadi kurikulum nonformal yang memperkaya pengalaman belajar peserta didik.
Semy juga berterima kasih atas komunikasi dan kolaborasi yang apik antara SMKN 4 Kupang dengan pihak Rotary Club Kupang Rastamores dan Pemkot Kupang untuk kegiatan ynag produktif ini.
Dia berharap tradisi baik ini terus ditingkatkan dari waktu ke waktu sehingga isu lingkungan , sampah dan konservasi menjadi komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

Presiden Rotary Club Kupang Rastamores, Abed Frans saat itu mengatakan bahwa pelibatan pelajar merupakan strategi penting untuk membangun kesadaran ekologis jangka panjang. Menurutnya, isu lingkungan kini menjadi salah satu dari tujuh fokus internasional Rotary.
“Memasuki musim penghujan, ini waktu terbaik untuk tanam pohon. Kami sengaja mengajak adik-adik dari SMKN 4 agar mereka memahami langsung bagaimana menjaga lingkungan, bukan hanya teori,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian aksi peduli lingkungan Rotary sepanjang tahun, termasuk bersih pantai di Lasiana dan Muara Abu, penanaman mangrove, hingga pelepasan tukik bersama sejumlah komunitas.
Pemerintah Kota Kupang melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kota Kupang, Achmad Likur, mengapresiasi inisiatif Rotary yang menurutnya secara konsisten membantu kerja-kerja konservasi dan kebersihan kota tanpa bergantung pada anggaran pemerintah.
“Kami berterima kasih karena kegiatan ini murni dukungan komunitas. Ini sudah beberapa kali Rotary terlibat bersama Pemkot. Harus menjadi contoh bagi komunitas lain,” kata Achmad.
Ia menegaskan bahwa pelestarian lingkungan adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang sehingga keterlibatan masyarakat sipil sangat penting.
Selain fokus pada lingkungan, Rotary Club Kupang Rastamores juga menyiapkan berbagai program sosial lainnya. Dalam waktu dekat, Rotary akan menggelar Dialog Luar Studio bersama RRI Kupang dan Majalah Fortuna dengan tema “HIV dan Mental Health”, menyasar isu pergaulan remaja.
Dialog itu akan menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan, seperti Ketua DPRD Kota Kupang, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Ketua KPAD Kota Kupang, serta komunitas peduli HIV/AIDS.
Kegiatan tanam pohon di Fatukoa yang diikuti sekitar 50 relawan ini diharapkan tidak hanya memperkuat kawasan hijau kota, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi generasi muda agar tumbuh dengan kesadaran ekologis yang lebih tinggi. (Tim/42na)



