KUPANG, fortuna.press – Momentum Festival Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam rangka Ayo Bangun NTT melalui Gerakan Beli NTT yang digelar Dinas perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi NTT di Jalan El Tari Kupang, Jumat, 14 November 2025 menjadi ajang uji kreativitas anak muda diatas stage.
Anak-anak muda dari berbagai komunitas dan academy seni musik dan tari di Kupang memanfaatkan panggung pembukaan festival IKM dan UMKM tersebut untuk berunjuk kebolehan talenta mereka bermain musik, bernanyi dan menari.
Ceremony Pembukaan event yang dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Ekonomi dan Pembangunan Linus Lusi,S.Pd, MPd itu makin meriah dengan penampilan tarian kreasi baru dan perfomance musik etnik dan kontemporer.
Hadir saat itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, Kepala Dinas Perindag NTT Dr. Zeth Sony Libing dan jajaran, para pejabat pratama lingkup provinsi NTT dan jajaran Forkompimda, seniman, pelaku UMKM serta ratusan anak muda yang berbaur sepanjang jalan El Tari.
Event itu menjadi ajang promosi dan pemasaran produktif dan industri kreatif NTT menghadirkan kurang lebih 100 pelaku IKM dan UMKM provinsi NTT yang tersebar di Kupang dan daratan pulau Timor.
Mereka memasarkan aneka produk kuliner, krya and fashion dengan aneka cita rasa dan ragam.
Juwita salah seorang pengusaha IKM, yang berjualan makanan siap saji mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk memasarkan produk-produknya selama kurang lebih 6 jam sejak sore hari hingga larut malam.
Dia berterima kasih kepada pemerintah provinsi NTT terutama Dinas Perindag yang telah memberi mereka ruang berjualan dan mendapatkan omset usaha ditengah kerumuman warga.
Meski baru berjalan kurang lebih 4 jam, dia mengaku sejak sore mendapatkan sejumlah pelanggan yang nongkrong ngopi dan makan di boat miliknya.
Tanpa merincikan jumlah uang yang masuk, dia hanya berterima kasih dan siap hadir lagi dalam ajang berikut kedepan.
“Lumayan kaka, suka acara ini, thanks pemerintah pak kadis Perindag, bapak gubernur dan wagub serta warga kota yang membaut semuanya nyata dan juga mau berbelanja kesini. Moga ada lagi acara serupa ya,” ujarnya singkat.

Sentuhan Total dari Hulu dan Hilir
Adapun event itu menurut Ketua Panitia Festival IKM dan UMKM 2025, Nixon bertujuan sebagai ajang promosi sekaligus pemasaran aneka produk IKM NTT dan kontak bisnis antara pelaku.
Dalam sambutannya dia mengatakan event ini akan digelar sekali lagi pada akhir November 2025 dengan target lebih banyak peserta dan juga kualitas pegaleran yang lebih seru.
Gubernur NTT Melki Laka Lena dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Linus Lusi menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendorong tumbuhnya UMKM sebagai garda terdepan dalam percepatan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Festival IKM dan UMKM yang digelar Disperindag merupakan yang pertama sejak kepemimpinan Melki -Johni sebagai gubernur dan wakil gubernur dengan satu tujuan memberi porsi perhatian lebih pada para pelaku UMKM ditengah situasi ekonomi nasional yang dinamis dan terus tumbuh.
Dia berharap masyarakat dan meningkatkan semangat wirausaha, memperkuat pundi-pundi ekonomi sekaligus berbagai kemudahan akses permodalan dan bantuan lainnya yang terus diberikan pemerintah dari waktu ke waktu.
Event itu juga menjadi komitmen pemerintah untuk memberi perhatian tidak saja pada hulu tapi juga hilir atas semua potensi sumber daya lokal NTT melalui program OVOP (One Village One Product) dan OCOP (One Community One Product).
Pemerintah sesuai kewenanganya tetap memotivasi, memfasiltiasi dan mendorong terciptnya support system yang utuh dan kuat mulai dari proses pendampingan di desa, penguatan kelembagaan dan akses permodalan, intervensi produksi, perizinan dan promosi hingga pemasaran di NTT Mart yang disiapkan.
Dia berharap kerjasama dan kolaborasi semua pihak bisa menghantar terciptakanya rantai ekonomi yang kuat dan berkeseinambungan yang bermuara pada kesejatheraan rakyat.
Pada kesempatan itu juga Gubernur menegaskan, kandala pemasaran produk-produk OVOP dan OCOP nanti yang selama sering dikeluhkan akan terjawab dengan hadirnya NTT Mart di setiap kabupaten/kota sebagai etalase promosi dan pemasaran aneka produk UMKM NTT bekerjsama dengan Dekranasda dan Swasta.
Dia berharap melalui koordinasi dengan Dinas Perindag NTT dan para pelaku usaha di setiap kabupaten/kota maka NTT Mart disetiap kota bisa diresmikan dalam waktu dekat sehingga para pengusaha dan pelaku UMKM tidak kesulitan lagi memasarkan produk-produk yang dihasilkan dan telah dikurasi. (tim/42na)



