Saturday, December 6, 2025
spot_img
More

    Latest Posts

    Menko AHY Panen Raya Tebu di Sumba Timur, NTT Supply Kadar Gula Terbaik di Indonesia

    Areal perkebunan tebu miliki PT. Muria Sumba Manis (MSM). Foto : dok.Fortuna/humas

    SUMBA, fortuna.press – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, bersama Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Bupati Sumba Timur, Wakil Bupati serta Direktur PT MSM melakukan panen bersama tebu di areal PT. Muria Sumba Manis (MSM) pada, Selasa 19 Agustus 2025.

    Kawasan perkebunan tebu milik PT Muria Sumba Manis (MSM) tersebut berlokasi di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur.

    Panen bersama itu menjadi simbol komitmen pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat NTT.

    Terpantau ribuan batang tebu ditebang serentak dalam panen raya tersebut menjadi simbol kemajuan serta tercapainya ketahanan dan swasembada pangan.

    “Dari kawasan Transmigrasi Melolo terdapat sebuah industri pertanian, industri yang begitu penting demi tercapainya ketahanan dan swasembada pangan,” ujar Menko Agus Harimurti.

    Dikatakan alam Sumba memang kering dan tandus, ditambah curah hujan yang rendah. Namun, semua itu tidak menghalangi PT. MSM untuk bekerja dengan pengetahuan, tekonolgi dan inovasi dalam menghadirkan Industri gula yang sukses di wilayah Indonesia Timur. Meskipun seperti mustahil, kadar gula di kawasan ini jauh lebih tinggi dibanding Jawa dan Sumatera, sehingga produktivitasnya jauh lebih baik.

    Industri gula di Melolo ini telah menyerap 3.600 tenaga kerja tetap, dan saat musim panen jumlahnya penyerapan bisa mencapai 6.000 orang. Disamping itu industri ini menghasilkan 22 MWh listrik, ada kelebihan lebih dari 6-7 MWh yang bisa didistribusikan kepada masyarakat melalui PLN.

    “Dari PT. MSM kita berharap lahir integrasi dan kolaborasi yang baik. Transmigrasi memiliki kawasan-kawasan yang harus terus diberdayakan dan direvitalisasi. Inilah semangat transmigrasi era kini, bukan berfokus pada memindahkan manusia, tetapi memastikan masyarakat, termasuk transmigran lokal, semakin sejahtera melalui terserapnya lapangan pekerjaan.” ujarnya

    Turut mendampingi rombongan, Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Sigit Mustofa Nurudin, Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, Velix Vernando Wanggai, Staf Khusus Menteri Bidang Tata Kelola Organisasi & Hubungan Kelembagaan, Iti Octavia Jayabaya, serta dua Staf Khusus Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, yakni Arief Rahman dan Agust Jovan Latuconsina.

    Rombongan Menko AHY mendarat di Bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu sekitar pukul 11.25 WITA, dan diterima langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, jajaran Forkopimda Kabupaten Sumba Timur, para Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi dan Kabupaten, serta Direktur PT Muria Sumba Manis (MSM), Budi Hediana. Penyambutan dilakukan secara hangat dengan tradisi adat dan iringan tarian tradisional khas Sumba Timur.

    Usai penyambutan, rombongan langsung menuju PT. Muria Sumba Manis (MSM) di Melolo, sebuah perusahaan gula terintegrasi yang telah hadir di Sumba Timur sejak tahun 2014. PT MSM saat ini mengelola lahan ±21.000 hektar dengan kapasitas produksi tebu mencapai 2,1 juta ton per tahun. Produk utama yang dihasilkan berupa 210.000 ton gula kristal putih per tahun, 100.000 ton molase, 30.000 ton pupuk organik, serta 22 MW listrik biomassa, di mana sekitar 12 MW berpotensi disalurkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Sumba Timur, yang saat ini sekitar 6 MW.

    Menko AHY dan Jajaran pejabat melakukan panen perdana secara simbolis. Foto : dok.Fortuna/humas

    Wakil Gubernur NTT pada kesempatan tersebut mengapresiasi kunjungan Menko AHY dan Menteri Iftitah bersama rombongan di Sumba Timur. Ia menilai kunjungan tersebut wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap NTT yang mempunyai beragam potensi untuk dapat dikembangkan menjadi sumber daya yang memiliki manfaat bagi masyarakat sekitar.

    “Atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan Bapak Menko dan Bapak Menteri Transmigrasi ke Sumba Timur. Kehadiran ini adalah bentuk perhatian nyata pemerintah pusat bagi masyarakat NTT,” ujar Wakil Gubernur NTT menyambut para rombongan (tim/42na)

     

    Latest Posts

    spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

    Don't Miss

    Stay in touch

    To be updated with all the latest news, offers and special announcements.