Fortuna

Warga Pulau Timor Diminta Bangkit, Optimalkan Pertanian dan Peternakan

“Saya berharap bulan Mei ada buka lahan baru dan tanam minimal diatas lahan 300 hektar keatas dan bulan Oktober saya datang untuk panen, berhasil dapat reward dan gagal dapat sanksi dari Gubernur,”

Gubernur Viktor Laiskodat berbincang-bincang dengan warga Amfoang dalam kunjungan kerja, Kamis (29/4). foto : Humas / Fortuna

AMFOANG- fortuna.press ; Masyarakat yang mendiami 5 kabupaten dan 1 kota di Pulau Timor diminta untuk segera bangkit dari keterpurukan ekonomi dan mengoptimalkan seluruh kekuatan sumber daya berbasis pertanian dan peternakan.

Optimisme ini dikarenakan pulau ini dikarunia sumber daya alam yang memadai, air yang cukup dan termasuk didomisili oleh masyarakat yang taat beribadah

“Pulau Timor ini potensinya pertanian dan peternakan, lahan kita luas, air ada dan kita punya Tuhan. Cuman kelemahan kita adalah kurang optimal dalam bertani dan masih bekerja dalam skala kecil, ungkap Gubernur NTT, Viktor Laiskodat saat mengunjungi Desa Manubelon Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kamis (29/4).

Baginya, pembangunan Pulau Timor harus berbasis potensi dan kekuatan Sumber Daya yang ada. Ia meminta semua pihak menyadari apap titik lemah yang dihadapi selama ini.

Viktor juga mengelorakan semangat dan strategi pembangunan pertanian terintegrasi sebagai rantai pasok untuk menyuplai kebutuhan produksi Pabrik Pakan Ternak yang dibangun tahun ini di pulau Timor.

“Melalui Program TJPS kita wujudkan model pembangunan pertanian terintegrasi, Pak Bupati Kupang, Camat di wilayah Amfoang dan Kepala Desa, mari kita berkolaborasi, saya mau kita optimalkan lahan yang ada, dalam musim tanam II, kita kerjakan,’

Pemerintah provinsi  katanya akan menyiapkan Alsintan Pra Tanam dan Paska Panen, bibit, pupuk dan pendamping

Sementara pemerintah Kabupaten siapkan lahan dan petani, Camat dan Kepala Desa terlibat dalam pengawasan.

“Saya berharap pada bulan Mei ada pembukaan lahan baru, selanjutnya tanam minimal luasan lahan 300 hektar keatas dan bulan Oktober saya datang untuk panen, berhasil dapat reward dan gagal dapat sanksi dari Gubernur,” tegasnya

Menurut Viktor, Pulau Timor  merupakan salah satu Pulau yang terdapat 5 kabupaten didalamnya menjadi penyumbang Kemiskinan di NTT.

“Pulau Timor ini merupakan salah satu pulau penyumbang Kemiskinan, terdapat lima Kabupaten secara data statistik rilis 19 April 2021, masing-masing kontribusi terhadap kemiskinan NTT,”ungkap Gubernur saat mengunjungi Desa Manubelon Kecamatan Amfoang Barat Daya.

Adapun prosentase kemiskinan dari 5 daerha tersebut antara lain Kabupaten Kupang sebesar 22,77 persen, TTS sebesar 27,49 persen, TTU sebesar 22,28 persen, Belu sebesar 15,37 persen dan Malaka sebesar 16,04 persen. Kabupaten Kupang berkontribusi terbesar kedua setelah Kabupaten TTS

Sementara itu, Ketua DPRD NTT, Emilia Julia Nomleni dalam arahanya   memotivasi masyarakat untuk tetap tegar dan bangkit dari keterpurukan  atas bencana yang dialami

Emilia juga memintah perhatian Pemerintah Kabupaten Kupang terhadap Kelompok Rentan, Perempuan, Anak dan Disabilitas.

“Saya bersama Pak gubernur sudah merencanakannya sejak hari Selasa, ternyata hari ini terwujud kita berada di Amfoang. Tentunya wajib kita menyepakati apa yang dilakukan Pemerintah untuk kesejahteraan rakyat dan perhatian untuk Pemkab Kupang agar paska bencana ini, lebih memperhatikan kelompok rentan, Perempuan, Anak dan Disabilitas,” ungkap Ibu Emy

Bupati Kupang, Korinus Masneno dalam sepata katanya mengapresiasi kunjungan kerja Gubernur NTT di Amfoang.

Kehadiran Gubernur dan Ketua DPRD ke Amfoang katanya memberi semangat baru untuk mewujudkan kesejatheraan di Kabupaten Kupang

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang, kami menyampaikan apresiasi  kepada Bapak Gubernur dan Ketua DPRD NTT yang memotivasi kami untuk bangkit ditengah badai yang kita alami sekaligus semangat baru untuk mewujudkan kesejahteraan di daerah ini,” ungkap Bupati Korinus. (Tim/Rilis/42na)

%d blogger menyukai ini: