Fortuna

TMMD, Berkah Bagi Warga Desa Persiapan Pelibaler, Sikka NTT

“Waktu kami kecil sampai saat ini tidak ada kendaraan yang masuk, jadi kami ikhlas serta sukarela memberikan lahan tanah ini untuk dibuka jalan. Terimakasih Tentara dan semua pihak”

Salah seorang warga Desa Persiapan Pelibaler dan Anggota TNI AU AD dari Kodim 1603 Sikka saat berada di lokasi TMMD. Foto : Istimewa

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) memang merupakan berkah bagi warga Desa Persiapan Pelibaler, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Propinsi Nusa Tenggara  Timur (NTT).

Betapa tidak, selama puluhan tahun,warga desa ini tidak memiliki akses jalan untuk dilalui kendaraan.

Untuk menjual hasil bumi, mengambil air minum bersih bahkan mengantar orang sakit ke fasilitas kesehatan, warga terpaksa berjalan sejauh 2 kilometer terlebih dahulu sebelum mendapatkan kendaraan.

“Waktu kami kecil sampai dengan saat ini tidak ada kendaraan yang masuk, jadi kami korban dan ikhlas serta sukarela memberikan lahan tanah ini untuk dibuka jalan, “ungkap Lazarus Hero, salah satu pemilik lahan lokasi pembukaan jalan.

Lazarus mengaku sangat senang dan berterima kasih kepada tentara (TNI,red) dan pemerintah yang datang buka jalan sehingga kendaraan bisa masuk di kampung mereka.

Pembangunan Tugu TMMD ke-110 Kodim/ 1603 di lokasi yang sementara dikerjakan. Foto : Yosep Win Benny

Ada warga yang mengaku, sebelumnya,  mereka terpaksa menggunakan bantuan tenaga kuda untuk mengangkut hasil bumi.

“Kami dulu kalau mau bawa hasil bumi, kami harus jalan berkilo-kilo bahkan menggunakan bantuan tenaga hewan yakni kuda. Tidak itu saja kalau ada warga yang sakit di kampung ini kami harus ramai-ramai gotong atau pikul warga yang sakit sampai di jalan raya itupun jalan 5 sampai dengan 6 km”, urai Lukas Hemu, salah seorang warga lainnya.

Dia bersyukur, saat ini kampungnya sudah dibuka jalan dengan program TMMD baik itu hasil bumi maupun orang sakit langsung diangkut menggunakan kendaraan baik roda empat maupun roda dua.

“Saya berterima kasih kepada tentara-tentara dan juga segenap insan pers media,” kata Lukas.

Salah seorang warga Desa Persiapan Pelibaler lainnya, Yunita Gleko mengaku pada musim kemarau, dirinya bersama warga setempat harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer melewati perbukitan untuk mendapatkan air minum bersih.

“Dulu itu ada jalan tapi jalan setapak yang hanya dapat dilalui dengan jalan kaki, namun saat ini sudah digusur dan di buka jalan. Kalau dulu kita jalan kaki mengintari pegunungan ini hampir belasan kilo meter dan bahkan hampir 2 jam untuk pergi cari air kalau musim kemarau tiba,” ungkap Yunita.

Sementara salah satu pemilik lahan, Tarsisius Nong Manis mengaku senang karena dengan adanya program TMMD, warga Desa Persiapan Pelibaler, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka memberikan dampak positif bagi warga setempat.

“Dengan program TMMD ini sangat luar biasa bagi kami untuk itu kami berterima kasih dan apresiasi kepada pemerintah serta anggota DPRD, dan terlebih kepada Kodim 1603/Sikka dengan dibukanya jalan ini kami merasa senang dan sangat terbantu.” ucap Nong Manis.

Lokasi pembukaan jalan melalui program TMMD di Desa Persiapan Pelibaler. Foto : Istimewa

Adapun Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 tahun 2021, Kodim 1603/Sikka diawali dengan pelaksanaan pra TMMD dan gong pembukaan pada tanggal 2 Maret 2021 dengan masa pengerjaan program selama 1 bulan.

Kegiatan TMMD yakni membuka jalan dari Dusun Kolit, Desa Persiapan Pelibaler menuju Dusun Kolit, Desa Kloangpopot, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka

Adapun volume dan jenis pekerjaan jalan tersebut yakni panjang 3,3 Km dan lebar 6 meter serta pengerjaan 3 titik cross way yang dialiri air saat musim penghujan dan daerah aliran sungai (DAS).

Saat ini, program TMMD mendekati akhir penghujung dalam program pembukaan jalan bagi warga yang terisolir.

Selama program TMMD berlangsung, partisipasi dan antusias warga setempat sangat tinggi. Hal itu terlihat dari rasa semangat kebersamaan dan gotong royong dalam pengerjaan jalan tersebut. (Albert Aquinaldo/42na)

%d blogger menyukai ini: