Fortuna

Tahun 2021, Akses Jalan ke FatuUlan dan Fatukopa Tuntas

“Ada sekitar 13,6km untuk Fatuulan dan Fatukopa kita sudah usulkan ke Pak Gubernur untuk bantu dari APBD Propinsi NTT, katanya

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun dan Wakil Bupati, Johny Army Konay. Foto : Ist

Akses jalan sejauh 13 Kilometer lebih dari pusat ibukota kecamatan Oeekam ke Fatukopa dan dari Oinlasi ke Fatuulan dipastikan tuntas dalam tahun 2021.

Kedua lokasi itu merupakan destinasi wisata ungulan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang viral dimedsos dalam beberapa bulan terakhir

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun kepada www.fortuna.press di SoE pekan lalu mengatakan pembangunan infrastruktur jalan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah pada pengembangan sector pariwisata ke dua destinasi wisata unggulan di Kabupaten TTS itu

Kedua spot wisata itu sering dijuluki sebagai “Negeri Diatas Awan” karena menawarkan pesona puncak yang sangat mengagumkan untuk berakhir pekan

Adapun akses jalan yang masih rusak ke kedua destinasi wisata itu yakni dari Oeekam ke Fatukopa sejauh 6,2 kilometer dan sisanya dari Oinlasi ke FatuUlan sejauh 7 km lebih.

Saat ini kata Epy, Pemkab TTS sudah membangun sejumlah fasilitas dasar di Fatukopa yakni sarana MCK sebanyak 10 kamar, 5 titik Lampu Penerangan Sehen dan dukungan puluhan tong sampah dari Bank NTT di TKP serta plang pemandu jalan dari OeEkam ke FatuKopa oleh Bank Perkreditan Christy Jaya

Ia juga menghimbau masyarakat untuk membangun homestay sederhana namun bersih serta kuliner untuk memenuhi kebutuhan wisatawan saat yang ingin bermalam atau menikmati sunrise di Fatukopa dan FatuUlan.

Selain karena jaraknya yang jauh dari pusat kecamatan, magnet wisata Fatukopa dan FatuUlan lebih  elok dinikmati pada pagi hari sehingga banyak orang yang pasti ingin datang dan bermalam kesana

“Soal homestay dan kuliner, saya tegaskan tidak boleh ada orang luar Fatukopa yang bangun. Harus orang dalam. Dengan begitu masyarakat  bisa mendapatkan manfaat ekonomi dari geliat pembangunan pariwisata itu sendiri,” ujarnya.

Soal jalan sejauh 13 kilometer lebih dari Pusat Kecamatan ke Fatukopa dan FatuUlan, Bupati Epy mengaku sudah bersurat resmi ke Gubernur NTT Viktor Laiskodat untuk dibantu dari pos APBD Propinsi NTT

“Ada sekitar 13,6km untuk Fatuulan dan Fatukopa kita sudah usulkan ke Pak Gubernur untuk bantu dari APBD Propinsi NTT, katanya

Akses jalan menuju Fatumnasi yang dipastikan beres dalam tahun 2021. Foto : Majalah Fortuna

Infrastruktur Jadi Tolak Ukur

Baginya, tolak ukur kemajuan sector pariwisata sangat tergantung pada seberapa besar infrastruktur dasar yang telah dibangun oleh pemerintah. Orang akan berbondong-bondong datang kesana kalau daya tarik wisatanya oke serta dukungan jalan, listrik dan ketersediaan air bersih yang cukup

“Kalau infrastruktur belum dibangun maka seberapa baguspun daya tarik wisatanya akan ditinggalkan,” ,” ujar pria yang biasa disapa Epy Tahun itu kepada www.fortuna.press di SoE belum lama ini

Benar, bahwa kesan buruk (jalan rusak) wisatawan ketika mendatangi sebuah destinasi wisata cendrung menjadi lebih viral dan yang secara tidak langsung menghalangi orang untuk datang kesana

Untuk itulah katanya dirinya Bersama Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay siap berjuang sekeras mungkin agar dukungan infrastkruktur jalan, listrik dan air bersih dipastikan terbangun sehingga destinasi pariwisata dapat berlari lebih kencang.

Bupati Epy Tahun juga mengaku tak lupa akan janji kampanye dan komitmennya yang telah direkam media usai dilantik Bersama Army Konay sebagai Bupati dan Wakil Bupati TTS beberapa waktu lalu

“Ade masih ingatkan kan saya punya statemen waktu dilantik bahwa yang bisa membangkitkan daerah ini dari  keterbelakangan hanyalah infrastruktur dan pariwisata. Saya dan pak Wakil Bupati akan tuntaskan ini,” tegasnya.

Dikatakan sector pariwisata menjadi salah satu program unggulan pemerintahnya dan dukungan infrastrkutur menjadi utama untuk memudahkan semua orang termasuk wisatawan mengkases semua destinasi wisata yang indah itu

Salah satu bukti dari komitmen pasangan Epy- Army yakni semua jalan dari Kota SoE ke Ibukota Kecamatan (IKK) wajib dihotmiks selama masa pemerintahan mereka.

Hal lain yakni semua daerah IKK yang punya potensi air dan salama ini mangkrak maka dibangun kembali sehingga kebutuhan dasar warga akan air bersih dapat diatasi

“Ini yang saya bilang kami punya komitmen untuk mendukung percepatan pembangunan sector pariwisata dari sisi infrastuktur dan terdahulu membereskan apa yang menjadi kebutuhan dasar warga,” ujarnya. (tim/42na)

%d blogger menyukai ini: