Fortuna

Sekilas Mengenal Wisata Kabupaten RoteNdao

“Pantai Nemberala dan Boa RoteNdao misalnya punya keunggulan karena memiliki garis pantai dan pasir putih yang indah dengan gulungan ombak ke kiri yang panjangnya lebih dari  5 kilometer”

Presiden Jokowi dan Ny. Iriana Joko Widodo menikmati Pantai Nemberala Rote Ndao belum lama ini. Foto : Ist

Kabupaten Rote Ndao adalah batas Selatan NKRI. Daerah ini jugam menyimpan sejumlah pesona wisaa nahari, alam, budaya dan minat khusus. Topi Anyaman lontar “Tii Langga) dan alat musik Sasando yang mendunia itu berasal dari pulau ini.

Rote juga populer karena Pantai Boa dan Nemberala yang menjadi satu destinasi wisata surfing internasional.

Beberapa spot yang ditawarkan yakni pesona Alam Batu Termanu, beranjangsana ke Tangga 3000 dan Pantai Tiang Bendera, mengunjungi tempat pembuatan tenun ikat dan aneka anyaman dari daun lontar hingga menyaksikan proses pembuatan gula arena dan arak rote.

Para Wisatawan berbondong-bondong ke Rote untuk menikmati pesona wisata disana. Foto : Fortuna

Akses ke Rote

Nah untuk mencapai Rote anda dapat terbang dari Jakarta/Denpasar menuju bandara El Tari Kupang selanjutnya ke bandara DC.Saudale Rote menggunakan Wings Air atau juga menggunakan kapal fery cepat dan ferry biasa setiap hari

Mulut Seribu Pesona

Objek Wisata Mulut Seribu terletak di Kecamatan Landuleko, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggarara Timur, pulau terselatan Indonesia. Berjarak 55km dari  pusat kota Baa, Rote Ndao. Kawaasan ini bisa ditempuh menggunakan mobil rental dengan biaya sewa Rp 300.000 hingga Rp 500.000. 

Pelabuhan Lokonamon, Pintu masuk ke Objek Wisata Mulut Seribu. Foto : Bams Suseno

Mulut Seribu menyajikan gugusan pulau- pulau karang yang menyerupai Labirin dan dapat dijangkau dengan  menggunakan perahu rakyat yang berada dipelabuhan Lokonamon selama 30 menit sampai 60 menit tergantung spot yang diinginkan.

Selain pemandangan alam yang indah, perairan disekitar juga menyajikan spot mandi dan berenang  (snorkeling) yang sangat cocok karena memiliki air yang jernih dan tenang.

Adapun biaya sewa perahu yang disediakan yakni mulai dari Rp. 250.000,- sampai Rp. 500.000,- (tergantung jarak spot yang diinginkan)

Berselancar ditengah gulungan ombak lapis tujuh di Pantai Nembarala dan Boa. Foto : Ist

Ombak Nemberal dan Boa

Pantai Nemberala dan Boa RoteNdao misalnya punya keunggulan karena memiliki garis pantai dan pasir putih yang indah dengan gulungan ombak ke kiri yang panjangnya lebih dari  5 kilometer.

Karena potensi ombaknya yang tinggi dan teratur maka salama beberapa tahun belakangan, tempat itu menjadi pilihan pagelaran turnamen surfing internasional.

Event ini melibatkan ratusan peselancar berkelas dunia, peselancar nasional dan tentunya telah menyemangati peselancar-peselacar lokal.

Keunggulan berwisata di pulau Rote karena selain untuk kepentingan berselancar, para wisatawan juga dapat menikmati spot- spot pantai yang sangat indah dan masih alami.

Sasando, salah satu musik tradisional kebanggaan dunia asal RoteNdao. Foto : Ist

Sasando

Sasando merupakan alat musik tradisional dari Rote Ndao. Orang-orang Rote menyebutnya (Sasandu), artinya alat yang bergetar atau berbunyi. Alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara memetik dengan jari-jemari tangan.

Sasando adalah sebuah alat instrumen berbahan dasar bambu yang membentuk tabung panjang, lalu pada bagian tengah, melingkar dari atas ke bawah diberi penyangga atau ganjalan-ganjalan dilengkapi senar untuk dipetik. Konon sasando telah digunakan di kalangan masyarakat Rote sejak abad ke-7. (tim/42na)

%d blogger menyukai ini: