Fortuna

Perkuat Advokasi Isu Kekerasan Perempuan dan Anak, JMPS Sumba Gelar Kaderisasi

“Ini upaya JPMS untuk memperkuat jejaring, melalui proses perekrutan anggota dengan mengajak seluruh  anak muda Sumba untuk ikut berpartisipasi”

SUMBA, fortuna.press -Tergelitik dengan isu kekerasan pada perempuan dan anak, Jaringan Perempuan Muda Sumba (JPMS) kembali melakukan rekruitmen anggota guna memperkuat barisan kader dalam upaya melakukan kegiatan advokasi.

Mengawali kegiatan tersebut digelar technical meeting bagi 83 orang calon anggota baru via zoom, pada Rabu, (06/10/2021).

Calon anggota  baru yang mendaftar berasal dari empat kabupaten se daratan Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni Sumba Tengah, Sumba Timur, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya. Pendaftaran telah dibuka 20 September dan secara resmi ditutup pada tanggal 03 Oktober 2021 pukul 23.00 WITA.

Ketua Biro Internal JPMS, Anggriani Ina Jarra kepada fortuna.press mengatakan Jaringan Perempuan Muda Sumba berkomitmen melakukan advokasi terhadap berbagai isu kekerasan kepada kaum perempuan dan anak

Kadersiasi yang saat ini dilakukan katanya adalah upaya JPMS untuk memperkuat jejaring, melalui proses perekrutan anggota dengan mengajak seluruh  anak muda Sumba untuk ikut berpartisipasi. 

Kegiatan tersebut dimaskud untuk mengasah dan melatih para calon anggota sejak dini agar memiliki kematangan berpikir dalam mengawal isu di masyarakat

 “Sebagai langkah awal untuk melakukan proses rekrutment anggota baru JPM Sumba, maka dilakukan beberapa rangkaian acara yang bertujuan untuk mengasah dan melatih para calon anggota sejak dini agar memiliki kematangan berpikir dalam mengawal isu di masyarakat,” ungkapnya

Adapun technical meeting (TM) pada 06 Oktober 2021 menjadi langkah awal untuk menyampaikan hal-hal teknis terkait dengan pelaksaaan proses rekrutmen diminggu depan.

Dalam usai kegiatan TM akan dilanjutkan dengan share link twibon kepada calon anggota untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

“Twibon ini berisikan gambar yang memberikan nilai sosial dan makna edukasi untuk menyuarakan kesetaraan di Sumba, menolak diskriminkasi dan merawat budaya yang humanis dan egaliter,” tegas Ina Jarra

JPMS juga menggelar Webinar guna memperkuat kapasitas peserta berkaitan dengan isu feminis, patriarki dan kesetraan gender akan dilakukan dari tanggal 11-16 Oktober 2021.

Setelah semua peserta mengikut rangkaian acara tersebut maka mereka selanjutnya akan  dilantik menjadi Anggota Baru JPMS,” pungkasnya. (Umbu Sorung/42na)

%d blogger menyukai ini: