Fortuna

Pasarkan Souvernier Tenun, Yeti Jami “e-Mart Shop” Kupang Raup Jutaan Rupiah

“Meski skala kecil tapi sangat efektif, pasar kita jelas dan lumayan pendapatan hari ini. Kita harap dibuka lebih lama dan gelaran eventnya lebih sering dalam setahun,”

Aneka Produk Tenun Ikat NTT dan turunannya yang dipasarkan Yetty Jami dari e-Mart Shop Kupang di arena Ekraf Expo, Selasa, (29/6). Foto : dok.Fortuna

Tenun Ikat Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu produk industri kreatif yang laris manis meski di era pandemic Covid-19.

Selain mengundang decak para penikmat fashion nusantara, aneka produk turunan tenun ikat NTT juga kian digandrungi para pengunjung Expo Ekraf yang digelar Komite Ekraf (ekraf) NTT dan Dinas Pariwisata Provinsi NTT di Kupang hari ini, Selasa, (29/6/2021) hingga Jumat, (2/7/2021)

Event yang dipusatkan di Kantor Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi NTT Jalan Frans Seda Kota Kupang tersebut dibuka Kadis Parekraf NTT Dr. Wayan Darmawa,MT dan diikuti oleh 31 pelaku usaha ekonomi kreatif dari berbagai segmen

Yetty Jami dari e-Mart Shop Kupang menjadi salah satu peserta Ekraf Expo yang secara khusus tampil dengan materi promosi utama tenun ikat dan berbagai produk turunan berupa souvernier yang ramai diburu pengunjung

Betapa tidak, baru beberapa jam Expo dibuka, Yetty sudah mampu meraup omset penjualan jutaan rupiah.

Kepada www.fortuna.press, Selasa (29/6) petang,  Yetty mengaku sangat bangga bisa memasarkan produknya, dan bisa terlibat dalam event Ekraf Expo kali ini

Menurutnya, dengan adanya event tersebut para pelaku ekonomi kreatif termasuk dirinya bisa mendapatkan ruang untuk mempromosikan dan memasarkan usaha kreatif yang digeluti, setelah hampir 2 tahun mati suri akibat pandemic covid-19

Dia benar-benar merasa terbantu dan sangat berterimakasih kepada Komite Ekonomi Kreatif dan Dinas Pariwisata NTT atas inisiasi yang mampu menggerakan lebih dari 31 pengusaha Ekraf untuk berkumpul dalam sekejab dan secara swadaya membiayai event itu.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya event ini kami mendapatkan kesempatan untuk mempromosikan dan menjual aneka usaha kami setelah sekian tahun tidak bisa dipasarkan karena covid,” ujar wanita yang pernah menekuti usaha rental computer di kawasan Oesapa Kupang itu

Beberapa produk unggulan yang dikreasi dari bahan utama tenun ikat oleh Yetty berupa fashion dan souvernier dari kain percah tenun seperti gelang, gantungan kunci, dompet, sepatu, tas, dan lain sebagainya

Selain menekuni produk tenun dan souvernier berbasis tenun ikat, Ia juga mengandeng beberapa mitra yang bernaung dibawah nama besar e-Mart Shop untuk memasarkan aneka industry kerajinan, olahan kuliner dan pangan lokal secara off-line maupun online

“Kita memang pasarkan juga secara online via media sosial (Instagram, Facebook, Whatssapp) dan lain sebagainya. Ya orderan lumayan. Kita kirim sampai Jakarta dan beberapa kota lainnya menggunakan jasa pengiriman,” ujarnya

Dia sungguh berterimakasih kepada para pihak yang menginisiasi digelarnya Ekraf Expo dengan harapan event tersebut digelar lebih lama lagi dan lebih sering dengan jangkauan pasar yang terbatas karena menyesuaikan dengan standar protokol kesehatan

“Kita berterimakasih untuk event kali ini. Meski skala kecil tapi sangat efektif, pasar kita jelas dan lumayan pendapatan hari pertama ini. Kita harap lebih lama dibuka dan gelaran eventnya  lebih sering dalam setahun,” kata menutup bincang-bincang dengan fortuna.press.

Terpisah, Kabid Ekraf Disparekraf NTT yang juga Wakil Ketua Komite Ekraf Johny Lie Rohi mengatakan meski event tersebut digelar dengan persiapan seadanya namun pihaknya mencatat omset dan transaksi di hari pertama Expo mencapai belasan juta rupiah.

Dia berharap dalam 3 hari kedepan event tersebut memberi manfaat lebih nyata bagi para pelaku ekraf yang terlibat dan makin memotivasi mereka giat memproduksi dan memasarkan produk-produk unggulanya.

Para Pengunjung memadati stand milik Yetty Jami. Foto : dok.Fortuna

Adapun Ekraf Expo kali ini benar-benar digelar dalam nuansa yang sangat terbatas. Meski demikian dengan dukungan penuh Pengurus Komite Ekraf NTT yang dikomandai Aloysius Bria, Wakil Ketua yang juga Kabid Ekraf Disparekraf NTT Johny Lie Rohi, Sam Pandie juga jajaran pengurus lain serta para pelaku ekonomi kreatif maka event itu nampak terlaksana lebih bergairah

Dukungan luar biasa juga diberikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Dr.Wayan Darmawa, MT dan seorang mentor hebat dari Jakarta yang juga Staf Khusus (Stafsus) Gubernur NTT bidang ekonomi dan akuntabilitas publik, Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si, Ak, CA, CMA, QIA, CFrA.

Nah bagi Anda penikmat fashion, souvernier berbasis tenun ikat juga penikmat olahan kuliner lokal NTT, bisa mendatangi Outlet e-Mart Shop di kawasan jalan Monitor Oesapa Kupang (eks Gracia Komputer), mengakses Istagram IG#e-MartShopKupang atau juga langsung menghubungi layanan Whatsapp 085339007647 (Yety Jami). (Tim/42na)

%d blogger menyukai ini: