Fortuna

Obati Kerinduan Warga, Mulai 30 Nopember Wings Air Layani Rute Kupang – Lembata

“Pemerintah sangat  mendukung rencana penerbangan Kupang-Lewoleba Lembata oleh Wings Air. Kita harapkan agar secepatnya terwujud” ujar Bupati Lembata, Eliazer Yantje Sunur

GM Lion Air Kupang, Rinus Zebua, Kapten Dicky Arianto (Direksi Lion Air) pose bersama Crew Cabin Wings Air usai landing perdana di Ruteng, Selasa, (24/11). Foto : Fortuna

Sudah sekian bulan masyarakat kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur tidak mendapat pelayanan dari Meskapai penerbangan pasca penghentian sementara penerbangan dari salah satu meskapai nasional.

Bandara Wunopito Lewoleba Lembata baru akan didarati lagi pesawat Wings Air dengan rute penerbangan Kupang – Lewoleba, mulai Senin, 30 Nopember 2020

General Manager  Lion Air (Wings Air Group) Rinus Zebua mengatakan penerbangan perdana dari Bandara Internasional El Tari di Kupang ke Bandara Wunopito, Lewoleba Kabupaten Lembata, akan dilayani Wings Air mulai 30 Nopember, setiap hari,PP

Adapun Wings Air baru saja menerbangi Bandara Frans Sales Lega, Ruteng, Ibukota Kabupaten Manggarai, Flores pada 24 Nopember 2020.

Ya mudahan tidak ada aral melintang tanggal 30 Nopember sudah bisa terbangi Lembata,” papar Rinus Zebua dalam diskusi santai dengan www.fortuna.press, di Tmore Hotel Kupang, kemarin

Kupang- Lewoleba (Lembata) akan dilayani dengan pesawat ATR-72 seri 500 berkapasitas 72 seat; Terbang dari Kupang ke Lewoleba, Pukul 10.40 dan Lewoleba-Kupang, pukul 12.00, dengan kisaran harga tiket Rp 466.00 hingga Rp 486.000.

Dikatakan rencana pembukaan rute ke kota tersebut lantaran melihat animo pasar akses udara yang tinggi.

Untuk itulah sebagai salah satu meskapai nasional terpercaya, manejemen Lion Air Group siap menjawabi dengan membuka slot penerbangan dari Kupang ke Lembata

“Kita sudah mengajukan permohonan penambahan slot terbang dan berkoodinasi dengan para pihak yang punya otoritas dalam hal ini pengelola bandara, pemerintah propinsi NTT dan pemkab setempat. Sudah ada izin terbang dan armada kita siap terbang ke Lembata,”ujar Rinus

Soal kesiapan landasan pacu (runway) bandara Wunopito yang memiliki panjang landasan 1.600meter, Rinus mengatakan secara teknis dengan kondisi eksisiting itu bisa didarati peswat jenis ATR72 seri 500

“Oya, ATR72 seri 500 bisa mendarat dilandasan itu bahkan dengan full capacity (72 penumpang), meski demikian obstacles (hambatan) nya justru ada di  pepohonan yang masih menghalangi titik landing di Bandara Wunopito Lembata,” katanya

Dia juga berharap semua proses administrasi dan koordinasi dengan para pihak berjalan mulus sehingga rencana penerbangan ke Lembata terlaksana dengan sukses

Bupati Lembata, Eliazer Yantje Sunur. Foto : Ist

Bupati Lembata Dukung

Terpisah, Bupati Lembata, Eliazer Yantje Sunur mengatakan pemerintah kabupaten Lembata sangat mendukung rencana pengoperasian penerbangan Meskapai Wings Air ke Lembata dari Bandara Internasional El Tari Kupang

Dia meminta manajemen Wings Air Kupang untuk mempercepat proses pengurusan izin terbang dan bisa secepatnya melayani masyarakat Kabupaten Lembata. Kehadiran Wings Air mengobati kerinduan warga,”ujarnya

“Pemerintah sangat mendukung rencana penerbangan Kupang-Lewoleba/Lembata oleh Wings Air. Kita harapkan agar secepatnya terwujud” ujar Bupati Elaizer Yantje Sunur kepada www.fortuna.press dalam layanan Whatsapp belum lama ini

Baginya dengan kehadiran Wings Air bisa mempermudah akses pelayanan transportasi udara dari dan ke Lembata juga memicu percepatan pembangunan ekonomi dan pariwisata Lembata.

Sementara Kadis Perhubungan NTT, Isyak Nuka, ST, MT kepada www.fortuna.press menjelaskan bahwa semua dokumen penambahan slot penerbangan yang diajukan manajemen Wings Air dan rekomendasinya sudah beres dan tinggal menunggu operator menerbangkan pesawatnya.

Bandara Lembata. Foto : Ist

“Seluruh proses sudah diselesaikan. Tinggal Wings terbang saja. Rencananya untuk kedua lokasi tersebut dimulai secepatnya,” ujar Isyak ketika di konfirmasi fortuna.press beberapa waktu lalu.

Sebagaimana diketahui bahwa rute Kupang –Ruteng dan Kupang –Lewoleba selama in hanya dilayani Meskapai TransNusa jenis ATR42 dengan kapasitas 42seat. Meski demikian dalam sebulan terakhir, TransNusa menghentikan penerbangan karena alasan operasional dan belum diketahui kapan akan terbang lagi. (tim/42na)

%d blogger menyukai ini: