Fortuna

NTT dan Jawa Barat Siap Berkolaborasi di Bidang Pariwisata

“Kami ingin berkesempatan bergabung melalui investor kami, dan juga ingin terlibat langsung dalam pengembangan pariwisata di Labuan Bajo ,” jelas Taufik.

Pose Bersama Gubernur NTT, Wagub dan delegasi dari Pemprop Jawa Barat, usia pertemuan di Ruang Kerja Gubernur NTT, Kamis, (7/1/2021). Foto : Humas

Pemerintah porvinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Provinsi Jawa Barat sedang menggagas kerjasama di bidang kepariwisataan. Kedua daerah melihat pariwisata sebagai salah satu sektor kunci yang sangat strategis dan produktif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kolaborasi kedua daerah itu ditandai dengan pertemuan awal delegasi Pemprop Jawa Barat yang dipimpin Kadis Pariwisata, Dedy Taufik dengan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dan Wakil Gubernur, Josef Nae Soi di ruang kerja Gubernur di Kupang, Kamis, 7 Januari 2020

Pada kesemapatan itu Gubernur NTT, Viktor Laiskodat menyambut antusias tawaran kerja sama dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) di bidang Pariwisata terutama dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium.

“Tentu hal ini merupakan berita gembira buat NTT karena Pemprov Jabar juga ingin ikut ambil bagian dalam mendukung pariwisata di Labuan Bajo. Ini juga sekaligus membuka ruang untuk kita dapat menjalin kerja sama yang tentunya akan saling menguntungkan bagi kedua Provinsi kita ini,” jelas Gubernur Viktor kepada Dedi Taufik dan rombongan

Pandemi Covid-19 kata Viktor mendorong semua pihak untuk bersatu, menggabungkan kekuatan antar Provinsi sehingga ada kontribusi nyata dalam memulihkan sektor pariwisata.

Bagaimana semangat, animo masyarakat yang luar biasa dari provinsi lain untuk masuk bermitra ke NTT,  karena kita tahu bahwa turis nusantara jadi kekuatan pada waktu sekarang ini,” tambahnya.

Viktor lalu menggambarkan bahwa saat ini NTT dan Labuan Bajo sedang menjadi daya tarik utama.

Dukungan besar diberikan Pemerintah Pusat juga investor dari provinsi lain maupun investor asing yang terlibat didalam peningkatan kualitas pariwisata.

Untuk itu katanya akan dipersiapkan jaringan sistem keamanan yang baik di Labuan Bajo sehingga para investor tidak perlu ragu untuk berinvestasi.

“Labuan Bajo sebagai daya tarik utama yang memberikan dampak pembangunan bagi NTT khususnya Pulau Flores, kita juga akan siapkan security system yang baik sesuai standar keamanan Internasional, baik di darat, udara sampai jaringan bawah laut agar dapat memantau dan menjaga semua aset yang kita miliki, ujarnya

Selaku Gubernur, Viktor menjamin segala urusan perijinan akan dipermudah tanpa proses yang berbelit-belit atau menghambat.

Untuk itulah Gubernur VBL mengatakan, Pemprov NTT terbuka dalam kerja sama pada setiap bidang yang tentunya. Dia berharap rencana kerjasama itu  secepat mungkin untuk direalisasikan.

“Ada banyak hal yang dapat dikolaborasikan antara Pemprov NTT dan Jabar dalam bentuk kerjasama, mulai dari pengembangan pariwisata, peningkatan SDM, hingga industri pengolahan yang tentunya dapat menguntungkan kedua belah pihak”, ungkap Gubernur VBL.

Sementara itu Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jabar, Dedi Taufik sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemprov NTT dalam menggenjot berbagai sektor terutama sektor Pariwisata sehingga berdampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

“Apa yang Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur lakukan dalam bidang pariwisata sungguh luar biasa. Hal itu membuat kami ingin berkesempatan bergabung melalui investor kami, sehingga kami juga ingin terlibat langsung dalam pengembangan pariwisata di Labuan Bajo, ,” jelas Taufik.

Taufik mengatakan hasil pertemuan dengan Gubernur Viktor itu akan disampaikan kepada Gubernur Jabar, Ridwan Kamil agar secepatnya mengarahkan agar timnya bergerak cepat untuk merealisasikan semua yang sudah direncanakan. (Tim/Humas)

%d blogger menyukai ini: