Fortuna

Lagi, Taman Budaya NTT Gelar Pertunjukan Seni Teater

“Dalam tahun anggaran 2020, pihaknya mengelar aneka kegiatan pagelaran seni budaya daerah melibatkan 120 sanggar seni budaya di NTT”

Meski dalam kondisi pandemi UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur tetap memberi ruang kreasi bagi para seniman NTT untuk unjuk kebolehan melalui Gelar Pertunjukan Seni Teater Tahap IV di Auditorium Taman Budaya NTT, Senin, 5 Oktober 2020

Kegiatan gelar Seni Teater tersebut diikuti 20 sanggar seni yang terbagi dalam 2 sesi dengan tetap mengikuti protokol kesehatan sekaligus menghindari kerumunan masa dan berpotensi menambah klaster baru covid-19

Sesi pertama digelar Senin, (5/10) yang diikuti 10 sanggar dan sesi kedua akan diigelar Selasa, (6/10) juga diikuti 10 sanggar seni

Salah satu Penampilan Sanggar Seni Teater, di Taman Budaya, Senin (5/10). Foto : ist

Kegiatan tersebut merupakan tahap ke-4 dari rangkaian 6 tahapan yang digelar Taman Budaya NTT dalam meningkatkan kreativitas para seniman NTT di masa Pandemi covid-19

Kepala Taman Budaya NTT, Drs.Sofyan Koerniawan,MM kepada www.fortuna.press, Senin (5/10) mengatakan,  dalam tahun anggaran 2020, pihaknya mengelar aneka kegiatan pagelaran seni budaya daerah melibatkan 120 sanggar seni budaya di NTT

Sertus dua puluh sanggar itu terbagi dalam 6 sesi perlombaan yang dirancang secara virtual dengna tetap mengutamakan protokol kesehatan

“Ada 120 sanggar dan tetap dalam protokol kesehatan. Teman-teman satgas Covid-19 dari PolPP tetap memantau kegiatan ini dari dekat. Kita inginkan kegiatan seni budaya di masa pandemi ini tetap berjalan guna memberi ruang kepada semua seniman untuk tampil,” ujar jebolan Institut Seni Indonesia (ISI), Jogjakarta ini

Kepala Taman Budaya NTT, Drs.Sofyan Koerniawan,MM. Foto ; Ist

Adapun enam tahapan perlombaan dan jenis perlombaan yang digelar Taman Budaya Tahap I Lomba Tari Tradisional, Tahap II Lomba Musikalisasi Puisi, tahap  III Lomba Tari Tradisional

Selanjutnya Tahap IV Lomba Theater, Tahap V Lomba Tarian Garapan Baru dan Tahap VI yakni Lomba Musik Kolaborasi yang akan digelar pada bulan November 2020

Sofyan mengatakan, meski dalam kondisi pandemi covid- 19, pemerintah provinsi NTT melalui UPTD Taman Budaya tetap memberikan ruang bagi para seniman untuk terus kreatif berkarya.

 ”Meskipun dalam kondisi pandemi saat ini, para seniman musik tradisional mendapatkan ruang untuk tetap kreatif berkarya, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ungkapannya

Untuk maksud itu katanya, para peserta dibatasi untuk tampil dari sisi jumlah anggota tim maupun banyaknya tim yang tampil dipentas dalam setiap tahapan. 

Tidak hanya itu, para penonton atau tim penggembira juga dibatasi. Mereka harus berjaga jarak dan selalu memakai masker.

Salah Satu Karya Kreatif seniman Teater NTT. Foto ; Ist

Khusus untuk Pagelaran Kesenian Daerah Tahap IV dilakukan juga secara secara virtual dimana para peserta seniman theater diberi ruang ekspresi di bidang seni theater dan tutur adat

Tujuanya  untuk menampilkan sebuah karya seni theater yang apik dan syarat pesan kearifan lokal. Peserta tidak hanya tampil menarik di stage tapi juga harus memberi pesan yang syarat akan nilai pelestarian potensi budaya tutur lokal

Adapun sepuluh perwakilan sanggar yang tampil pada hari pertama dalam kegitan Tahap IV Pertunjukan Seni Theater ini antara lain PBSI Undana, Teater Kelar Merdeka Belajar, UKIM Cilik, Cunca Rede serta dari Teater Plus

Sanggar lain yakni Dunia Art, Ume Kbubu, Pion Cendana Arts, Dusun Timor dan Pondok Aspira

Sedangkan pada hari kedua siang ini akan tampil Sanggar NTT Art, Gua Bikono, Amanda Plus, Teater Love Wini, Flobamora Creative, PPA JMO, Musani, Teater Perempuan Biasa, Dwipa Cendana, dan  Teater Abda. (tim/42na)

%d blogger menyukai ini: