Fortuna

Kopdit Adiguna Catat Rekor Membanggakan Dengan Skor Penilaian Sehat 85,41

“Secara umum Kopdit Adiguna sangat sehat dan recommended menjadi salah satu koperasi primer provinsi yang layak mendapat kepercayaan publik” Pejabat Pengawas Koperasi Drs. Dominikus Ancis

KUPANG, fortuna.press – KSP Kopdit Adiguna Kupang mencatat prestasi membanggakan dan mendapatkan Sertifikat Penilaian Sehat dari Dinas Koperasi dan Nakertrans Provinsi NTT atas kinerja Tahun Buku 2021 dengan capaian skor 85,41.

Serfikat Hasil Penilaian Kesehatan Koperasi Kopdit Adiguna Tahun Buku 2021 tersebut ditandatangani Kepala Dinas Koperasi dan Nakertrans Provinsi NTT, Sylvia Pekudjawang ,SP,MM selaku Pejabat Pengawas Koperasi dan diserahkan oleh Pejabat Fungsional Dinas Koperasi NTT Drs. Dominikus Ancis langsung kepada Ketua KSP Kopdit Adiguna Kupang Drs. Stefanus Stanis,M.Si di lantai III Kantor Kopdit Adiguna Jalan Lalamntik, Kupang, 23 Juni 2022.

Hadir pada kesempatan itu Wakil Ketua I Kopdit Adiguna Drs.Rato Marianus, Wakil Ketua II Dr. Ir. Ayub Meko,M.Si, Sekretaris Drs.Petrus R.Sole, Bendahara Dr.Stanis Man, SE,M,Si, Blasius Bin juga Manager Kopdit Adiguna Maria Saverina Coo,SE.

Pejabat Fungsional Dinas Koperasi dan Nakertrans Provinsi NTT Drs.Dominikus Ancis saat itu mengatakan Kopdit Adiguna merupakan Koperasi Primer Provinsi yang dinilai berkinerja sehat dari sisi tata kelola organsiasi, keuangan, profil resiko dan permodalan.

“Hasil pemeriksaan tahun buku 2021 sebagaimana regulasi baru pemeriksaaan kesehatan koperasi yang terdiri dari 4 aspek yakni tata kelola, profil resiko, kinerja keuangan dan aspek permodalan. Nah total dari hasil pemeriksaan empat aspek itu kita berikan skor 85,41 dan Dinyatakan SEHAT khusus untuk tahun buku 2021,”ujar Dominikus.

Meski demikian, Ia memberikan catatan untuk beberapa kualifikasi atau variable dari masing-masing aspek itu ada juga yang skor nya masih minimal, namun secara akumulasi skor nya 85,41 yang artinya kondisi koperasi ini secara umum Sehat.

Soal ada beberapa variable yang masih perlu diperbaharui, kita sarankan kerja keras dari pengurus agar diperbaiki untuk tahun buku yang akan datang sehingga performa Kopdit Adiguna lebih moncer lagi,” katanya.

Ia merincikan, dari aspek tata kelola dan profil resiko yang erat kaitannya dengan aturan-aturan misalnya , semua koperasi kredit harus tunduk dan taat kepada hukum publik dan hukum privat.

Adapun hukum privat itu artinya hukum yang diatur atau dikeluarkan secara internal oleh koperasi itu mulai dari Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan Khusus (Persus).

Pada prinsipnya kata Domi, apapun regulasi internal itu tidak boleh bertentangan dengan aturan lebih tinggi yakni hukum kopdit dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Saat ini katanya Kopdit Adiguna sudah memiliki semuanya termasuk Pola Kebijakan (Pokja) namun belum memiliki Persus.

Untuk itulah pihaknya menyarakan Pengurus Kopdit Adiguna dan juga tentu kopdit pada umumnya untuk untuk mengalihkan Pokja ke peraturan-peraturan khusus, karena struktur di aturan internal itu normatifnya ada Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Peraturan Khusus dan mungkin yang paling terakhir itu adalah Pokja.

“Tidak masalah namun kita rekomendasikan semua Pola Kebijakan (Pokja) yang berlaku selama ini di Kopdit Adiguna dialihkan ke Peratuarn Khusus, tentu untuk sinergis dengan regulasi yang sudah ada dan linear dengan tata kelola organisasi yang lebih baik kedepan, katanya

Sedangkan aspek kinerja keuangan dan permodalan, Ia menyebut Kopdit Adiguna sudah menjalankan segala bentuk transkasi dengan baik dan benar sebagaimana regulasi internal Kopdit, meski disana ditemukan juga banyak akun-akun yang perlu dipertajam karena dalam sistim itu sendiri bisa berakibat fatal kalau pengurus dan  pengawas tidak memahami secara paripurna.

“Hal ini dikarenakan hampir semua Kopdit di NTT mengalami itu. Semua urusan tata kelola dan manajemen keuangan diserahkan kepada Tim Manajemen. Nah ini kalau tidak diawasi secara baik bisa membawa dampak yang fatal secara kelembagaan, katanya.

Untuk itulah dalam penilaian dari apsek keuangan dan permodalan Kopdit Adiguna dari Dinas Koperasi dan Nakertrasn NTT memunculkan  beberapa saran apa yang harus dilakukan dari sisi keuangan dan permodalan.

Namun demikian secara umum Kopdit Adiguna dinilai sangat sehat dan recommended dan menjadi salah satu koperasi primer provinsi yang layak mendapat kepercayaan publik.

Pejabat Fungsional Dinas Koperasi dan Nakertrans Provinsi NTT, Drs.Dominikus Ancis. Foto : Majalah Fortuna

Hal lain yang dibidik Domi yakni soal keanggotan. Saat ini katanya Kopdit Adiguna masih masuk dalam kategori KUM/ grade I –II karena anggotanya masih dibawah 10.000 orang. Sementara dari aspek dokumen dan izin usaha katanya, Kopdit Adiguna sudah melengkapi semuanya.

Ia menyampaikan proficiat untuk seluruh anggota, Pengurus, Pengawas dan Manajemen Kopdit Adiguna untuk capaian tahun buku 2021 dan berharap sejumlah catatan progresif dari Dinas Koperasi dan Nakertrasn NTT mendapat perhatian sehingga pada tahun buku 2022, Kopdit Adiguna bisa tampil dengan performa yang lebih baik.

Persembahan Untuk Anggota

Ketua KSP Kopdit Adiguna Kupang, Drs.Stefanus Stanis,M.Si pada kesemptan itu menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT yang telah melakukan pemeriksaan atas laporan kinerja tata kelola keuangan, permodalan dan organisasi Kopdit Adiguna Tahun Buku 2021 dengan capaian skor 85,41.

Hasil penilaian dari pemerintah itu menurutnya adalah persembahan terbaik untuk ribuan orang anggota Kopdit Adiguna yang selama ini memberi kepercayaan penuh kepada pengurus, pengawas dan manajemen untuk mengelola lembaga ini.

“Ini tentu sebuah prestasi yang membanggakan bagi pengurus, pengawas dan manajemen yang kita persembahkan khusus kepada semua anggota Kopdit Adiguna, katanya girang.

Selaku Ketua Pengurus, Stanis mengapresiasi dan menghormati penilaian pemerintah propinsi selaku otoritas pengawas koperasi di NTT dan berharap beberapa catatan yang diberikan demi kemajuan dan profesionalisme pengelolaan lembaga itu dapat dievaluasi kedepan.

Untuk diketahui Kopdit Adiguna merupakan salah satu koperasi primer propinsi yang saat ini bernaung dibawah Puskopdit Bekatigade Timor. Koperasi ini memiliki ribuan orang anggota yang tersebar di pulau Timor dan Flores juga di luar provinsi NTT.

Selain mendapatkan predikat Kopdit Sehat dengan skor 85,42 untuk Kinerja TB 2021, Kopdit Adiguna juga merupakan Koperasi Terbaik Nasional dari sisi penerapan prinsip-prinsip dasar berkoperasi yang pernah dirilis oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI tahun 2019. (Tim/42na)

%d blogger menyukai ini: