Fortuna

Kawasan Wisata Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara

“Saat ini jumlah pengunjung TN Kelimutu per hari rata-rata 200 orang atau tidak  jauh berbeda dengan jumlah sebelum pandemi covid-19”

Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu, Persada Agussetia Sitepu, S.Hut, M.Si. Foto : Ist

Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu, Persada Agussetia Sitepu, S.Hut, M.Si berniat menutup akses masuk wisatawan ke Taman Nasional Kelimutu,

Kebijakan itu diambil menyusul terjadinya peningkatan jumlah kasus positif covid-19 yang terjadi di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Melalui suratnya kepada Bupati Ende dengan nomor 5.19/ T.40/TU/KSA.2/1/20212 tanggal 19 Januari 2021 tentang Penutupan Kawasan Wisata TK Kelimutu, Sitepu meminta pertimbangan Bupati Ende, Djafar Ahmad untuk mendukung rencana penutupan kawasan wisata itu selama 14 hari kedepan.

Adapun penutupan TN Kelimutu kata Sitepu dalam rangka ikut mencegah potensi penyebaran dan penularan covid-19 dari klaster aktivitas wisata di kawasan tersebut.

Dikatakan saat ini jumlah pengunjung TN Kelimutu per hari rata-rata 200 orang atau tidak  jauh berbeda dengan jumlah sebelum pandemi covid-19 melanda dunia.

“Pengunjung per hari rata-rata 200 orang atau hampir sama dengan rata-rata kunjungan sebelum pandemi covid-19. Kebanyakan pengunjung saat ini berasal dari kabupaten Ende dan Sikka,” ujarnya sebagaimana copian surat yang dibagikan Kadispar Ende, Tinus Satban di WA Group Fortuna Media Group, Kamis, (21/1)

Nah untuk mengisi waktu selama 2 minggu penutupan tersebut, pihaknya akan melakukan pembersihan areal wisata, penyemprotan disinfektan dan melakukan perbaikan sarana prasarana

Adapun surat tersebut ditembuskan kepada Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, Dirjen KSDAE di Jakarta dan Direktur PJLHK di Bogor.

Para Pengunjung terus membanjiri TN Kelimutu setiap harinya. Foto : Majalah Fortuna

Semenrara Kadis Pariwisata Kabupaten Ende, Martinus Satban diminta komentarnya terkait rencana penutupan TN Kelimutu mengaku sangat mendukung langkah itu sebagai upaya bersama menekan angka penyebaran covid-19 di Kabupaten Ende.

Sementara Kadis Pariwisata Kabupaten Ende, Martinus Satban diminta komentarnya terkait rencana penutupan TN Kelimutu mengaku sangat mendukung langkah itu sebagai upaya bersama menekan angka penyebaran covid-19 di Kabupaten Ende sebagaimana arahan Bupati Ende dalam rapat koordinasi.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, Ini wabah  dunia yang sangat berbahaya bagi siapa saja termasuk wisatawan kalau tidak diambil langkah tegas. Dalam semangat yang sama pula sebagaimana arahan Bupati Ende, kita tentu dukung teman-teman di TN Kelimutu menutup sementara aktivitas wisata disana,” ujarnya kepada www.fortuna.press, Kamis, (21/1)

Dikatakan untuk kepentingan keselamatan dan kesehatan banyak kalangan dan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan Bupati Ende untuk mengatasi penyebaran covid-19 yang makin meningkat dikabupaten ende,  maka penutupan kunjungan ke kelimutu patut diapresiasi.

Satban juga menghimbau agar semua usaha jasa pariwisata baik hotel,restoran dan warung-warung makan di Kabupaten Ende agar dapat mematuhi rambu-rambu protokol kesehatan yang sudah di instruksikan pemerintah. (Tim/42na)

%d blogger menyukai ini: