Fortuna

Jadi Juri Kontes Tari Nasional, Nyong Franko : Ini Motivasi Buat Seniman NTT

“Sebagai orang kecil yang tinggal di kota kecil ini, saya sangat bersyukur dan bangga karena masih ada pihak-pihak yang sungguh menghargai kami. Event ini makin motivasi kami seniman lokal”

Para peserta Ajang Pemilihan Putra-putri Tari Indonesia saat berada di Hotel Capa Maumere. Foto : Istimewa

Pelantun lagu ‘Gemufamire’, Frans Cornelis Dian Bunda atau yang lebih akrab disapa Nyong Franko mengaku bangga dan bersyukur karena masih ada pihak-pihak yang menghargai hasil karyanya yang begitu membooming itu bahkan menetapkan dirinya sebagai salah satu dewan juri diajang bergengsi itu.

Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Yayasan Putra Putri Tari Indonesia dan The Queen Mother Managemen sebagai penyelenggara ajang pemilihan Putra Putri Tari Indonesia tahun 2021 yang telah memutuskan Kota Maumere sebagai tuan rumah dengan alasan tarian asal Maumere ‘Gemufamire’ yang fenomenal itu.

“Sebagai orang kecil yang tinggal di kota kecil dan terpencil ini, saya sangat bersyukur dan bangga karena masih ada pihak-pihak yang sungguh menghargai kami. Terima kasih yang tak terhingga atas keputusan penyelenggara event nasional ini, katanya

Franko mengakui secara jujur bahwa sesungguhnya fasilitas dan infrastruktur di Maumere masih harus lebih dipersiapkan secara matang dan professional.

“Jadi ini bukan saja tentang fasilitas pelayanan terhadap para tamu namun juga secara mental dan SDM masyarakat juga masih butuh banyak sekali pendampingan,” kata Nyong Franko kepada wartawan di Maumere, Jumat (11/6).

Sebagai putra asli Sikka, Flores NTT, Nyong Franko juga menyampaikan permohonan maaf kepada para peserta event yang notabene sesama pegiat seni dan budaya, yang sekiranya selama berada di Maumere mungkin saja ada hal-hal yang kurang berkenan.

Namun, lebih jauh, ia berharap agar event tersebut bisa menjadi media yang kuat mengikat persaudaraan sesama pecinta dan pegiat seni budaya Nusantara.

Soal dipilih oleh penyelengara menjadi salah satu dewan juri dalam kontes tersebut baginya menjadi motivasi bagi para musisi dan seniman-senimana lokal untuk terus berkarya dan tampil maskimal di berbagai ajang lokal, regional nasional  bahkan internasional

Founder Ikatan Penari Putra Putri Indonesia, Zam Ibraz saat acara pembukaan Ajang Pemilihan Putra-putri Tari Indonesia di Hotel Capa Maumere, Jumat, (11/6). Foto : Istimewa

Untuk diketahui, Yayasan Putra Putri Tari Indonesia dan The Queen Mother Managemen akhirnya menetapkan Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur menjadi tuan rumah pemilihan Putra Putri Tari Indonesia 2021.

Keputusan itu menurut Founder Ikatan Penari Putra Putri Indonesia Zam Ibraz bukan tanpa alasan, namun berdasarkan hasil koordinasi dan melalui hasil survey serta beberapa kali rapat

Pihak penyelenggara juga menyepakati Sikka sebagai tuan rumah dengan alasan tarian ‘Gemufamire’ yang merupakan tarian Maumere NTT sangat popular itu

“Teman-teman dari Putra Putri Indonesia melihat bahwa kalau NTT berarti tarian goyang Gemufamire- Maumere itu yang dikenal”, ujar Zam Ibraz di Capa Hotel, Kamis (10/6).

Zam Ibras mengatakan terpilihnya Nyong Franco menjadi salah satu dewan juri pada babak Final yang akan berlangsung pada 12 Juli 2021, dengan mempertimbangkan NTT sebagai tuan rumah dan ia juga sebagai penata musik dan penata tari. (Albert Aquinaldo/42na)

%d blogger menyukai ini: