Fortuna

Gubernur NTT : Terima Kasih Pak Ben Polomaing

“Viktor berharap Ben bisa terus memberikan gagasan dan ide sebagai sumbangan serta dukungan untuk pembangunan di Nusa Tenggara Timur meski sudah pensiun”.

Plt. Sekretaris Daerah Provinsi NTT Johanna E. Lisapaly menerima memory tugas dari Mantan Sekda NTT, Ir. Benediktus Polomaing, Senin, 6 Juni 2022. Foto : Ist

KUPANG, fortuna.press – Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memberikan apresiasi dan terim kasih kepada Sekretaris Daerah NTT Ir. Benediktus Polo Maing atas pengabdian, pengorbanan dan tanggungjawab yang dilakukan dengan baik hingga memasuki masa Purna Bakti.

“Kita apresiasi Bapak Ben Polo Maing yang sudah memasuki masa pensiun, terima kasih atas semua pelayanan, pengabdian, pengorbanan dan tanggung jawab yang dilakukan dengan baik,” ungkap Viktor pada acara Ramah Tamah Purna Bhakti Sekretaris Daerah Provinsi NTT Masa Bakti 2017 – 2022, Ir. Benediktus Polomaing, Senin, (06/06/2022).

Meskipun telah memasuki masa purna bakti ini, Viktor berharap Benediktus bisa terus memberikan gagasan dan ide sebagai sumbangan dan dukungan untuk pembangunan di NTT.

Baginya, asset besar di daerah ini adalah pelayanan publik yang harus terus ditingkatkan untuk membawa pembangunan ini bergerak maju.

“Aset terbesar provinsi ini adalah Pelayanan Publik yang harus terus ditingkatkan untuk membawa pembangunan ini bergerak maju. Semua OPD dengan program pembangunannya harus bisa mencapai produktivitas tinggi. Kita harus lakukan dengan kerja keras dan luar biasa untuk mendapatkan hasil yang maksimal, katanya

Maka dari itu kinerja bersama harus tetap disinergikan untuk mencapai lompatan yang ekstrem. Harus ada kerja out of the box untuk mengejar ketertinggalan.

Dia berharap seluruh jajaran aparatur dapat meningkatkan kerja kolaboratif serta memiliki tim yang solid.

Semua pihak diminta untuk mendukung program kerja Pemerintah Provinsi.

“Program kita terus berjalan dengan baik seperti TJPS, pengembangan Pariwisata dan juga sektor perikanan dan lainnya. ASN juga harus berpartisipasi dalam mendukung program tersebut. Bila ada kerabat ataupun kenalan yang bisa memiliki peluang untuk bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi untuk pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor seperti pertanian dengan TJPS, perikanan, perindustrian, UMKM ataupun sektor pariwisata maka harus didukung dan dikerjakan bersama. Kami sangat mengapresiasi bila itu dilakukan demi kesejahteraan masyarakat kita,” jelas Gubernur.

Pada kesemapatan itu Sekretaris Daerah Provinsi NTT yang telah memasuki masa purna bakti yakni Ir. Benediktus Polo Maing meminta para ASN untuk melaksanakan tugas guna mewujudkan peningkatan pembangunan di bumi Flobamorata.

“Terima kasih untuk semua dukungan yang telah diberikan kepada saya hingga saat ini. Saya juga minta kepada para ASN untuk terus mencurahkan semangat bekerja dan semangat melayani dan harus dengan pola kerja luar biasa bagi Nusa Tenggara Timur, katanya

Dia mengajak para ASN untuk melihat potensi besar dibalik kekurangan dan satukan pandangan dengan pemikiran yang visioner.

“Kita bersyukur karena mendapatkan dua sosok pemimpin hebat yaitu Bapak Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Bapak Wakil Gubernur Josef A. Nae Soi yang memiliki semangat militan, kreatif dan punya visi besar untuk membangun NTT. Maka kita pun harus bisa bersama satukan langkah untuk membantu mewujudkan mimpi besar pemimpin kita,” katanya.

Sementara itu Plt. Sekretaris Daerah Provinsi NTT Johanna E. Lisapaly mengatakan apresiasi kepada Ir. Benediktus Polo Maing yang menjadi sosok panutan bagi banyak orang.

“Bapak Ben ini orangnya rendah hati dan beliau tidak membuat jarak dengan kami sebagai bawahan meskipun memegang jabatan tinggi sebagai Sekda dengan pangkat Eselon III B,” katanya

“Beliau juga sosok yang sederhana dan sangat bersahaja. Keluarganya juga demikian. Pribadinya juga sangat tenang dan dalam melaksanakan tugasnya juga beliau sangat teliti dalam menyusun konsep. Sangat jeli dan sampai yang detail. Kita sangat apresiasi karena kita kenal beliau juga orang yang pekerja keras walaupun kegiatan padat selama 5 tahun mengabdi,” tambah Johanna. (tim/42na)

%d blogger menyukai ini: