Fortuna

Frans da Lopez Minta Karyawan KSP Kopdit Obor Mas Tingkatkan Dedikasi

“Ada 78 karyawan kontrak tetap. Mereka terlebih dahulu melewati training di Puskopdit Swadaya Utama Maumere selama 16 hari dengan pemateri dari Puskopdit, Akademisi dari UNIPA Maumere, Penasehat rohani juga dari Kantor Pusat KSP Kopdit Obor Mas “

Misa Perutusan Karyawan Kontrak Tetap di Lantai II Kantor Pusat Kopdit Obor Mas, Maumere, Selasa, (21/6). Foto : dok.Fortuna

MAUMERE, fortuna.press – Ketua Pengawas KSP Kopdit Obor Mas Fransiskus A.L. da Lopez, SH meminta 78 orang karyawan kontrak tetap baru koperasi itu untuk meningkatkan dedikasi, kreatifitas, loyalitas dan integritas diri dalam memajukan lembaga tercinta.

“Agar Kopdit Obor Mas bisa berkembang, maju dan sukses maka anda semua  harus meningkatkan 4 hal yakni dedikasi, kreatifitas, loyalitas dan integritas diri, “ papar Frans dalam sambutannya pada cara Pengangkatan Karyawan Kontrak Tetap KSP Kopdit Obor Mas di Aula Lantai II Kantor Pusat Kopdit Obor Mas, Maumere, Selasa, (21/6/2022)

Hadir saat itu jajaran Pengurus, Pengawas, General Manager, Deputi PI dan Kepatuhan, Manager Area Sikka & Daratan Timor serta para manager cabang dan staf. Penasihat Rohani RD. Lorensius Noi, Pr, mengawali acara tersebut dengan perayaan misa.

Frando, (sapaan karib Frans da Lopez,red) saat itu  menegaskan sekilas catatan tentang mekanisme pengawasan kinerja manajemen di Kopdit Obor Mas serta memotivasi dan membagikan tips bagi staf yang barusan menerima SK Pengangkatan Karyawan Kontrak Tetap untuk bekerja lebih profesional.  

Ia juga meminta staf baru untuk mencatat tanggal 21 Juni sebagai hari bersejarah dalam hidupnya terutama dalam meniti karier bersama Kopdit Obor Mas.

“Kalian patut berbangga karena momen hari ini dimana kalian menerima SK pengangkatan karyawan kontrak tetap. Tanggal 21 Juni sesungguhnya sangat bersejarah  karena hari ini juga HUT Presiden RI Bapak Jokowi dan  juga bangsa Indonesia mengenang hari wafatnya Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno,” paparnya

Hari bersejarah itu katanya harus direfleksikan sebagai kesempatan berkarier dan mengabdi secara total untuk diri, lembaga, bangsa dan negara sebagaimana semangat Presiden Soekarno dan Jokowi membangun negeri ini.

Pada kesempatan itu Andreas Mbete mewakili Pengurus mengingatkan beberapa hal penting  bagi ke-78 karyawan baru yakni pertama harus mampu menghadapi stiap permasalahan yang dialami. Masalah perlu diselesaikan bukan untuk dijadikan alasan untuk menyerah.

Kedua,  jangan pernah ada kata tidak bisa. Dalam bekerja harus optimis dan berusaha sekuat tenaga untuk bisa, sebab sukses hanya dimiliki oleh orang yang yang tetap semangat meskipun tantangan dan halangan didepan mata.

Sementara General Manager KSP Kopdit Obor Mas, L. Frediyanto M. Lering, S.Ak dalam sambutannya memberikan sejumlah tips atau 5 kunci sukses kinerja manajemen antara lain kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja jujur dan kerja iklas.

“Kerja keras membutuhkan fisik yang kuat dan semangat membara, kerja cerdas  membutuhkan otak dan skill yang harus dimiliki, Kerja tuntas artinya tidak boleh menunda-nunda pekerjaan yang harusnya bisa diselesaikan hari itu juga,”katanya memotivasi.

Yanto juga menjelaskan soal kerja jujur yang artinya dalam bekerja perlu mengedepankan azas kejujuran dalam menjalankan semua tugas yang dipercayakan.

Terhadap semua tanggungjawab yang diberikan, Ia juga meminta semua staf atau karyawan untuk menjalankan dengan iklas dan sepenuh hati sehingga hasilnya memuaskan.

General Manager juga mengingatkan para staf baru untuk terus meningkatkan kapasitas yang cakap dan linear dengan kecerdasan yang dibutuhkan di era industri abad 21 dimana staf dituntut untuk berpikir kritis, menguasai IT dan harus bisa berkolaborasi/kerja sama serta perlu menjaga integritas diri.

Mewakili para karyawan kontrak tetap Melvarius V. Asbanu dalam sepatah katanya memberikan apresiasi bagi pengurus, pengawas, manajemen dan semua pihak yang telah berbagi ilmu, kiat dan strategi memajukan Kopdit Obor Mas dimanapun mereka berkarya

Ia meminta para staf baru mampu membangun kekompakan dengan staf senior guna mewujudkan cita-cita lembaga dalam menjalankan tugas-tugas kedepan dalam satu nafas Vini, Vidi, Vici.

“Semua kita datang ditempat ini untuk belajar kerja dan melihat segala sesuatu yang baik di tempat ini untuk disebarkan kepada setiap orang yang membutuhkan dan pada akhirnya kita akan keluar sebagai pemenang,” kata Melvarius

Traning 16 Hari di Puskopdit

Adapun 78 karyawan kontrak tetap tersebut terdiri dari Staf Admin 34 orang, Staf Loan Officer 37 org, Security 5 orang.

Penyerahan SK Pengangkat Karyawan Kontrak Tetap oleh General Manager Frediyanto Lering, S.Ak dilantai II Kopdit Obor Mas Maumere. Foto : dok. Fortuna

Sebelum menerima SK Pengangkatan memjadi Karyawan Kontrak Tetap, mereka telah menjalani tugas sebagai relawan selaam setahun di sejumlah kantor cabang baik di Flores, Lembata maupun di Timor.

Para staf kontrak tersebut juga terlebih dahulu melewati training atau on the job training di Puskopdit Swadaya Utama Maumere selama 16 hari dengan pemateri dari Puskopdit Swadaya Utama, Akademisi dari UNIPA Maumere, Rm. Lorensius Noi, Pr dan juga pemateri dari Kantor Pusat KSP Kopdit Obor Mas.

Misa Syukur dan Perutusan

Acara Pengangkatan Karyawan Kontrak Tetap KSP Kopdit Obor Mas didahului dengan Misa Syukur atau Misa Perutusan yang dipimpin oleh Pastor Moderator Kopdit Obor Mas, Romo Lorensius Noi,Pr.

Dalam kotbahnya Romo Lorens memberikan pesan penting agar sukses dalam bekerja dan menghindari 7 dosa pokok yakni  kesombongan, kikir, iri hati, cabul, malas, rakus dan marah.

Dalam konteks dosa kesombongan misalnya, seorang karyawan dalam bekerja sering berhadapan dengan dosa akademis yaitu merasa diri paling pintar dari semua orang, dosa ekonomis yakni merasa dirinya paling kaya sehingga orang lain tidak ada apa-apanya, dosa sosial yakni merasa dirinya paling baik dari orang lain, dosa politis yakni merasa diri paling hebat dan berkuasa dari orang lain serta dosa religius yakni merasa diri paling suci dari semua orang

Romo Lorens berharap agar semua karyawan menerapkan prinsip pelayanan itu dalam hati masing-masing sebagai referensi baik dalam bekerja dan menjauhi 7 dosa pokok tersebut.

Kegiatan itu ditutup dengan resepsi sederhana diiringi musik kampung dari Ochestra Satu Sikka yang mana personil-personilnya juga merupakan anggota KSP Kopdit Obor Mas. (tim /42na)

%d blogger menyukai ini: