Fortuna

DPRD NTT Minta Akses Penerbangan Denpasar – Maumere Dibuka Kembali

“Kita masih evaluasi. Penumpang tujuan Bali dari penerbangan yang eksisting, jumlahnya belum bagus, apalagi kebijakan Gubernur Bali harus Rapid Test masuk Denpasar”

Anggota DPRD Provinsi NTT Patris Lali Wolo,SPt,MM meminta operator penerbangan NAM Air dan Wings Air yang selama ini melayani rute Kupang-Maumere- Denpasar,PP membuka kembali pelayanan pasca reaktivasi penerbangan domestik pada hampir semua lintasan di Indonesia

Wakil Ketua Komisi II yang membidangi ekonomi itu mengatakan, penutupan sementara pada kedua rute tersebut membawa dampak lesunya pergerakan ekonomi dan pariwisata di Maumere dan Flores pada umumnya.

Salah satu dampak yang paling dirasakan yakni menurunnya omset usaha para pelaku wisata khususnya para sopir taksi bandara Frans Seda Maumere yang selama ini menggantungkan hidupnya pada rute penerbangan “gemuk” itu.

Selama empat hari kegiatan Reses DPRD NTT ke Maumere sejak Kamis, (9/7), Patris sempat bertemu dan menerima pengaduan dari para sopir taksi bandara Frans Seda Maumere terkait berkurangnya frekuensi penerbangan dari dan ke Maumere meski sudah memasuki masa Normal Baru.

Kepada Patris, para sopir meminta agar DPRD NTT dan pemerintah membangun komunikasi dengan pihak Airlines atau operator penerbangan untuk mengaktifkan kembali rute penerbangan Denpasar -Maumere,PP

Para Sopir Taksi Bandara Frans Seda Maumere bertemua Patris Lali Wolo (Tengah pakai tas), usai menyampaikan keluhan mereka di Maumere, Minggu, (12/7). Foto : Ist

Menurut para sopir rute Maumere – Denpasar merupakan rute produktif yang banyak membawa penumpang tamu dan wisatawan yang ingin melihat Flores dan pastinya menggunkan jasa angkutan mereka

“Rute Denpasar- Maumere sangat bagus karena selain tamu pemerintah, biasanya ada banyak tamu luar dan wisatawan yang ingin menikmati pariwisata Flores dan pastinya menggunakan jasa mobil. Jadi mereka minta kita perjuangkan,” papar Patris kepada www.fortuna.press, usai bertemu para sopir taksi bandara Frans Seda di Maumere, Minggu (12/7).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi NTT, Patris Laliwolo, SPt, MM. foto : dok. Fortuna

Adapun rute penerbangan Kupang – Maumere – Denpasar,PP yang selama ini dilayani Nam Air, Wings Air dan Garuda Indonesia terpaksa ditutup sementara karena kebijakan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk pencegahan Corona Virus di Indonesia.

Namun menyusul pemberlakukan Normal Baru dan Surat Edaran Gubernur NTT untuk membuka semua lintasan penerbangan intra NTT tanpa harus melalui protap Tes PCR dan Rapid Test maka  hampir semua lintasan sudah dibuka.

Pantauan www.fortuna.press, penerbangan pesawat NAM Air dan Wings Air dari dan ke Kupang- Maumere memang normal namun rutenya dialihkan langsung dari Kupang- Maumere ke Labuan Bajo.

Akibatnya para wisatawan dari Denpasar – Bali yang harusnya memilih berwisata ke Flores melalui pintu masuk Bandara Frans Seda membatalkan rencananya.

Dampak lainnya dunia pariwisata yang menghubungkan Flores dan Bali yang adalah kota punyuplai wisatawan terbanyak ke Flores itu lesu. Para pelaku wisata khusunya sopir taksi bandara yang selama ini menggantungkan hidupnya dari tamu atau wisatawan harus mengalami penurunan penghasilan hingga 85%.

General Manager Wings Air (Lion Air Group) Kupang, Rinus Zebua. Foto : dok.Fortuna

Evaluasi dan Siap Terbang Lagi

Adapun askes penerbangan Kupang-Maumere- Denpasar, PP selama ini dilayani Meskapai NAM Air 4 kali seminggu dan Wings Air setiap hari,PP

Secara terpisah, General Manager Wings Air (Lion Air Group), Rinus Zebua dikonfirmasi soal belum dibukannya penerbangan Wings Air rute Maumere- Denpasar,PP mengatakan pihaknya masih mengevaluasi rute tersebut.

“Kita masih evaluasi untuk rute tujuan Maumere – Denpasar Bali,PP. Karena saat ini jumlah penumpang tujuan Bali dari penerbangan yang eksisting, jumlahnya belum bagus ,” ujar Rinus dalam layanan Whatssapp kepada www.fortuna.press, Senin, (13/7)

Alasan lain katanya yakni kebijakan dari Gubernur Bali yang juga baru dikeluarkan dalam 1 minggu lalu terkait izin masuk Denpasar harus menggunakan Rapid Test.

Menurut Rinus, kalau sudah mulai meningkat jumlah penumpangnya, maka pihaknya akan membuka kembali rute dari Maumere ke Denpasar,PP setiap hari sebagaimana normalnya. (tim/42na)

Kantor Pusat Kopdit Pintu Air. Foto : Fortuna

%d blogger menyukai ini: