Fortuna

Dispar Manggarai Timur Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Ecopark

“Berharap lima desa wisata itu menjadi pilot project untuk desa-desa lain di Manggarai Timur dalam pengembangan industri kepariwisataan”

Para Peserta pelatihan serius mengikuti kegiatan. Foto : Edy Dahal/ Fortuna

BORONG,fortuna.press – Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur gencar mempersipkan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemandu Wisata menyambut ditetapkannya Labuan Bajo sebaga destinasi wisata Super Premium

Melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Pemkab Matim menggelar Pelatihan Pemandu Wisata khusus Alam/Buatan (Ecopark) pada Selasa, (14/09).

Kegiatan selama 3 hari tersebut dipusatkan di Hotel Gloria, Borong, Kabupaten Manggarai Timur dan dibuka secara resmi oleh Kadis Pariwisata Manggarai Timur Albertus Rangkak

Adapun pelatihan dengan narasumber para profesional itu menyasar peserta calon pemandu wisata dari lima desa wisata yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Manggarai Timur Nomor HK 154/Tahun 2020 yakni Desa Compang Ndejing, Desa Bamo, Desa Colol, Desa Golo Loni, Desa Bea Ngencung dan Desa Nanga Mbaur.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai Timur Albertus Rangkak pada kesempatan itu mengatakan melalui Pemandu Wisata, banyak harapan dipertaruhkan terutama nantinya menjadi duta wisata yang tanggap dalam mempromosikan aneka potensi wisata ada di daerah itu

Ia meminta para peserta pelatihan dapat memahami materi-materi yang disajikan  dan nantinya bisa mempraktekan di desa masing-masing.

“Saya berharap, peserta yang hadir ini mendengar materi dengan baik sehingga sampai di desa bisa mempraktikkan pengetahuannya untuk sama-sama memajukan pariwisata di desa masing- masing,” ujar Albertus

Rangkak juga berharap agar lima desa wisata yang menjadi pilot project dan memberi contoh untuk desa-desa lain di Manggarai Timur dalam pengembangan industry kepariwisataan.

“Lima desa wisata yang sudah ditetapkan oleh Bupati tahun 2020 adalah pilot project untuk desa-desa lain di Manggarai Timur. Harus bisa memberi contoh untuk desa-desa lain, katanya

Ia memaparkan tujuan dari pelatihan itu yakni untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat pada semua objek wisata alam sehingga meningkatkan kesejahteraan karena efek ganda yang timbul pada simpul ekonomi pariwisata

Selain itu pelatihan tersebut juga dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing pariwisata daerah dari sisi pelayanan sehingga memberi kontribusi pada keterpaduan regional pariwisata (ring of beauty) Flores kawasan strategis Labuan Bajo dengan mendorong masyarakat sadar wisata,

Hal lain yakni memanfaatkan wisata alam Manggarai Timur akan ikut serta meningkatkan nilai barang-barang lokal yang unik dan asli.

Semua itu katanya menjadi tujuan utama searah Rencana Induk Pengembangan Kepariwisataan Kabupaten Manggarai Timur tahapan 2021-2025

Pantauan fortuna.press, selain peserta dari kelima desa wisata yang telajh ditetapkan, ada juga beberapa peserta dari calon desa wisata baru yakni Desa Rana Kulan, Desa Nanga Labang dan Desa Satar Padut. (Tim/42na)

%d blogger menyukai ini: