Fortuna

DANGGA DEWA RAIH SUARA TERBANYAK PEMILIHAN LANGSUNG KETUA RT20 KELURAHAN BELLO KOTA KUPANG

“Aman lancar dan sukses. Kita juga terus mengingatkan untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) di tengah pandemi ini, kata Anton Sep usai pemilihan”

Suasana perhitungan suara. Foto : Ist

Pemerintah Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, hari ini, Sabtu, (28/11) menggelar Pemilihan Ketua RT secara serentak di 24 titik.

Salah satu RT yang telah sukses menggelar hajatan dimaksud dengan baik dan lancar adalah RT20. Daud Danggadewa berhasil meraup dukungan suara terbanyak dari 3 kandidat yang bertarung.

Hasil akhir perhitungan suara tepat pukul 13.00 menempatkan keunggulan Daud atas dua rekan lainnya dengan mengtongi 86 suara, disusul Konstantinus Kapung 29 suara, Mikael Namas 13 suara dan 1 suara tidak sah.

Pantauan www.fortuna.press meski dalam tensi tinggi, suasana keakraban dan kondusif tetap terlihat dari proses pemiihan RT secara langsung pertama di RT pemekaran itu

Ketua Panitia, Drs. Anton Sep kepada Fortuna mengatakan bahwa tempat pemungutan suara telah dibuka tepat sesuai jadwal dari pukul 08.00 s.d 12.00wita. Panitia nampak sibuk dalam mengatur dan mendukung proses pemilihan ini.

Manariknya, hajatan politik di tingkat RT ini tidak berbeda jauh dengan hajatan-hajatan politik yang selama ini digelar seperti Pilkada atau Pilwalkot. Hiruk-pikuk para pemilih berjubel sejak tempat pemungutan suara dibuka.

“Aman lancar dan sukses. Kita juga terus mengingatkan untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) di tengah pandemi ini, kata Anton Sep usai pemilihan

Adapun hajatan pemilihan RT 20 hari ini dipantau langsung Lurah Bello, Robynson Lona,SH, Babinsa Bello, dan Babinkamtibmas Bello. 

Lurah Bello mengapresiasi proses yang sedang berjalan dan teristimewa atas dedikasi panitia yang dengan sukarela menjalankan tugas ini sampai pleno penetapan Ketua RT 20 terpilih pada hari Senin, 30 Nopember 2020 sesuai Juknis dan Skedul dari kelurahan.

Hingga proses perhitungan suara selesai pada pukul 14.00 yang menempatkan incumbent Daud Danggadewa sebagai Ketua RT terpilih 3 tahun ke depan dari periode 2021-2023.

Dengan terpilihnya dan penetapan Daud Danggadewa sebagai Ketua RT 20, Panitia Pemilihan juga berhasil menetapkan hasil penjaringan Ketua RW dari RT 20 yaitu Konstantinus Kapung, untuk selanjutnya dikirim ke Kelurahan Bello dan dipilih sesuai Juknis yang ditetapkan.

Tentunya panitia menyampaikan banyak terima kasih atas partipasi warga masyarakat RT 20 yang telah mengorbankan waktunya demi hak politik kewarganegaraanya,” ujar Anton Sep

Dikatakan, tingkat partisipasi dalam hajatan pemilihan RT 20 hari ini cukup tinggi diatas 70,11% (129  pemilih dari 184 wajib pilih). “Tentu lelah dan usaha panitia terobati dengan kehadiran warga dalam pemilihan ini dengan antusiasme yang tinggi, ujarnya lagi.

Ketiga Kandidat akrab dalam persaudaraan usai perhitungan suara dan penetapak Ketua RT terpilih. Foto : Ist

Jalanakan Amanat Warga

Anggota Panitia lainnya, Wilhelmus Mustari, SE, M.Acc, mengaku cukup puas atas partisipasi warga dalam hajatan ini.

Ini suatu indikator bahwa warga tentunya paham akan keberadan RT tepilih dan definitif. Tugas dan tanggungjawabnya berat.

Amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 18 tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa, yang telah diturunkan dalam Peraturan Daerah Kota Kupang,menjadi perhatian serius oleh RT sebagai lembaga kemasyarakatan ini,” ujar Wihelmus yang adalah Ketua Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Unwira itu

Walaupun RT bukanlah termasuk pembagian administrasi pemerintahan, namun banyak tugas dan tanggung jawab ketua RT dan jajaranya nanti yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Sebagai mulut dan telinga pemerintah yang memiliki fungsi sebagai jembatan dalam menyalurkan kebijakan-kebijakan dan penerus aspirasi warga, Ia berharap Ketua terpilih dapat menjalankan amanat warga.

Adapiun secara lebih terperinci, tugas nyata yang mesti diemban oleh RT antara lain: 1) Melakukan pendataan kependudukan dan administrasi pemerintahan; 2) Melakukan pemeliharaan keamanan, ketertiban dan kerukunan warga; 3) Membuat gagasan dan pengembangan-pengembangan program dan kegiatan; dan 5) Menggerak kehidupan gotong-royong dalam kehidupan warga.

Inilah salah satu motovasi mengapa panitia  kedepankan proses ini dengan memberikan partisipasi penuh warga dalam memilih RT dan menjadi tanggung jawab warga pula sebagai pengawas keberlanjutan RT kedepan,” ujar Wihelmus. (tim/42na)

%d blogger menyukai ini: