Fortuna

Bupati Yantje Minta Wings Air Secepatnya Layani Lembata

“Pemerintah sangat  mendukung rencana penerbangan Kupang-Lewoleba/Lembata oleh Wings Air. Kita harapkan agar secepatnya terwujud” ujar Bupati Eliazer Yantje Sunur

Meskapai Wings Air type ATR72-600. Foto : Ist

Bupati Lembata, Eliazer Yantje Sunur mengatakan pemerintah kabupaten Lembata sangat mendukung rencana pengoperasian penerbangan Meskapai Wings Air ke Lembata dari Bandara Internasional El Tari Kupang

Dia meminta manajemen Wings Air Kupang untuk mempercepat proses pengurusan izin terbang dan bisa secepatnya melayani masyarakat Kabupaten Lembata

“Pemerintah sangat mendukung rencana penerbangan Kupang-Lewoleba/Lembata oleh Wings Air. Kita harapkan agar secepatnya terwujud” ujar Bupati Elaizer Yantje Sunur kepada www.fortuna.press dalam layanan Whatsapp belum lama ini

Baginya dengan kehadiran Wings Air bisa mempermudah akses pelayanan transportasi udara dari dan ke Lembata juga memicu percepatan pembangunan ekonomi dan pariwisata Lembata.

Sementara GM Lion Air (Wings Air Group) Rinus Zebua mengatakan dalam waktu dekat meskapai Penerbangan Wings Air (Lion Air Group) siap melayani rute penerbangan baru dari Bandara Internasional El Tari di Kupang ke Bandara Wunopito, Kabupaten Lembata

Wings Air  juga rencananya menerbangi Bandara Frans Sales Lega, Ruteng, Ibukota Kabupaten Manggarai, Flores.

Mudahan minggu ketiga Nopember sudah bisa terbangi Lembata dan Ruteng,” papar Rinus Zebua melalui layanan telepon kepada www.fortuna.press, Minggu, (1/11) petang

Meski demikian dalam postingan pribadi Rinuz Sebua di WA Group Stakeholders dan Media Asita NTT, Kamis, (12/11), Rinus bahkan sudah memperlihatkan jadwal penerbangan Wings Air Kupang ke Ruteng mulai tanggal 24 Nopember, terbang Pukul 07.00 dan Ruteng-Kupang, pukul 08.50Wita, dengan kisaran harga tiket Rp 704.800 hingga Rp 724.800.

Sementara rute Kupang- Lewoleba (Lembata) akan dilayani mulai tanggal 30 Nopember 2020, Terbang dari Kupang ke Lewoleba, Pukul 10.40 dan Lewoleba-Kupang, pukul 12.00, dengan kisaran harga tiket Rp 466.00 hingga Rp 486.000.

Dikatakan rencana pembukaan rue ke kedua kota tersebut lantaran melihat animo pasar akses udara yang tinggi di dua kota tersebut.

Untuk itulah sebagai salah satu meskapai nasional terpercaya, manejemen Lion Air Group siap menjawabi dengan membuka slot penerbangan dari Kupang ke daerah-daerah itu dalam waktu dekat

Meski belum memastikan tanggal berapa Wings Air akan menerbangi dua kota tersebut, Rinus mengatakan bahwa koordinasi sudah dilakukan agar pesawat ATR72 seri 600 bisa melayani masyarakat kabupaten Lembata dan Manggarai dalam waktu dekat.

“Kita sedang mengajukan permohonan penambahan slot terbang dan berkoodinasi dengan para pihak yang punya otoritas dalam hal ini pengelola bandara, pemerintah propinsi NTT dan pemkab setempat. Masih menunggu jawaban. Kalau sudah ready administrasi maka pesawat kita siap terbang” ujar Rinus

Soal kesiapan landasan pacu (runway) bandara Wunopito yang memiliki panjang landasan 1.600meter dan bandara Frans Sales Lega sepanjang 1.500meter, Rinus mengatakan secara teknis dengan kondisi eksisiting itu bisa didarati peswat jenis ATR72 seri 600

“Oya, ATR72 seri 600 bisa mendarat dilandasan itu bahkan dengan full capacity (72 penumpang), meski demikian obstacles (hambatan) nya justru ada di  bukit-bukit di area bandara Ruteng dan pepohonan yang masih menghalangi titik landing di Bandara Wunopito Lembata,” katanya

Dia juga berharap semua proses administrasi dan koordinasi dengan para pihak berjalan mulus sehingga rencana penerbangan ke Lembata dan Ruteng dapat segera dilayani dengan frekuensi setiap hari.

Sementara Kadis Perhubungan NTT, Isyak Nuka, ST, MT kepada www.fortuna.press menjelaskan bahwa semua dokumen penambahan slot penerbangan yang diajukan manajemen Wings Air dan rekomendasinya sudah beres dan tinggal menunggu operator menerbangkan pesawatnya.

“Seluruh proses sudah diselesaikan. Tinggal Wings terbang saja. Rencananya untuk kedua lokasi tersebut dimulai secepatnya,” ujar Isyak ketika di konfirmasi fortuna.press Senin, (2/11) siang.

Sebagaimana diketahui bahwa rute Kupang –Ruteng dan Kupang –Lewoleba selama in hanya dilayani Meskapai TransNusa jenis ATR42 dengan kapasitas 42seat. Meski demikian dalam sebulan terakhir, TransNusa menghentikan penerbangan karena alasan operasional dan belum diketahui kapan akan terbang lagi. (tim/42na)

TransNusa, Meskapai Perintis Isolasi Pariwisata Indonesia

Welcome Speech

Atraksi Pasola di Pulau Sumba

Ume Kbubu, Rumah Warga Timor Tengah Selatan, NTT

Gereja Ikonik di Kefamenanu Timor

%d blogger menyukai ini: