Fortuna

Bupati Sumba Timur Pastikan Semua Agenda Pembangunan Terintegrasi ke Sektor Pariwisata

“Sedang diupayakan 7.500 titik lampu penerangan. Ini adalah bagian dari upaya Pemkab Sumba Timur menunjang Infrastruktur Desa Wisata dan desa lainnya”

Parade Kuda Sandelwood menjadi salah satu magnet wisata di Sumba Timur. Foto : Ist/Fortuna

WAINGAPU- Fortuna; Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, Christofel Praing dan David M.Wadu memastikan pariwisata menjadi sektor prioritas dan unggulan dalam rencana strategis pembangunan di Kabupaten Sumba Timur 5 tahun mendatang

Pasangan pemimpin Sumba Timur yang baru dilantik Gubernur NTT, 26 Maret 2021 itu menginginkan semua agenda pembangunan di Kabupaten Sumba Timur diarahkan terintegrasi ke sektor pariwisata sebagai penggerak utama (prime mover)

Dalam rencana strategi pembangunan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur Tahun 2021 – 2026, kita menempatkan pariwisata sebagai salah satu program prioritas. Upaya peningkatan produktivitas sektor – sektor unggulan semisal pertanian, perikanan, dan peternakan harus “terintegrasi” ke pariwisata,” ujar Bupati Christofel Praing kepada www.fortuna.press di Kupang belum lama ini

Bersama Wakil Bupati David M. Wadu, Ia berjanji untuk mendorong pariwisata sebagai unggulan baru melibatkan seluruh masyarakat dan pelaku wisata di Sumba Timur dengan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan daya dukung lingkungan hidup.

“Kita ingin dorong sektor pariwisata secara optimal dengan melibatkan “partisipasi” masyarakat yang muaranya adalah peningkatan ekonomi masyarakat dan sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkapnya.

Terkait program 100 hari pertama, Christofel akan fokus pada penataan penerangan di Desa Wisata yang saat ini sudah berkembang dengan menyiapkan 2,500 titik lampu mulai awal April 2021

“Dalam 100 hari program kerja Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur yaitu Desa Wisata Terang Benderang, untuk awalnya pada pertengahan Bulan April 2021, sebanyak 2.500 titik di Desa Wisata Kabupaten Sumba Timur dan desa lainnya, ujarnya sebagaimana dikutip dari postingan akun FB Yudi Umbu Rawambaku.

Saat ini katanya, tim survey sudah langsung turun ke lapangan untuk memastikan titik-titik mana yang perlu penerangan.

Adapun total dukungan lampu penerangan sebanyak 7.500 titik lampu tersebut adalah bagian dari upaya Pemkab Sumba Timur menunjang Infrastruktur Desa Wisata dan Desa lainnya. (tim/42na)

%d blogger menyukai ini: