Fortuna

Bupati Sikka Perintahkan Camat dan Pendamping Dusun Cek Data BST

Simpang siurnya pengelolaan Data Penerima Manfaat Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi masyarakat terdampak Corona Virus Diasease (Covid- 19) tahap pertama di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur menimbulkan gejolak ditingkat warga.

Proses input data yang tidak akurat tersebut berdampak pada pendistribusian BST yang salah sasaran. Akibatnya terjadi kericuhan di tingkat masyarakat.

Atas masalah itu, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si memerintahkan para camat dan para pendamping dusun di Sikka untuk segera turun cek langsung di lapangan.

Hal itu disampaikan Bupati Robi saat memberikan arahanya dalam Rapat Koordinasi Bersama Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) serta para Camat se-Kabupaten Sikka di aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sikka, Senin (11/05).

Dalam rapat itu, Bupati Robi mengungkapkan penyesalannya. Ia merasa ada yang tidak beres dalam hal pendataan. Seringkali unsur suka dan tidak suka atau juga unsur kolusi dan nepotisme mewabah dalam pendataan.

Dia juga menegaskan akan minta Inspektorat, Polisi dan Jaksa untuk periksa semua petugas di Dinas Sosial dan juga aparat Desa.

Semua ini dimaksudkan agar tidak ada lagi yang main-main dengan data BST, ujarnya kesal (Rilis/Humas Sikka)

TransNusa, Meskapai Perintis Isolasi Pariwisata Indonesia

Welcome Speech

Atraksi Pasola di Pulau Sumba

Ume Kbubu, Rumah Warga Timor Tengah Selatan, NTT

Gereja Ikonik di Kefamenanu Timor

%d blogger menyukai ini: