Fortuna

Bupati Nikodemus : Jalan Tani Tingkatkan Akses dan Produktivitas Hasil Pertanian Warga Sabu Raijua

“Selain pekerjaan fisik pembangun jalan pertanian dan pembangunan bronjongnisasi Kali Depe, Pemdes juga mengalokasikan anggaran pemberdayaan ekonomi warga dan Bantuan Langsung Tunai untuk masyarakat terdampak covid”, Pj.Kades Depe Alfret Radja

Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke sedang meminta penjelasan dari Pj.Kades Depe terkait pemanfaatan dana desa demi percepatan ekonomi warga desa melalui pengerjaan jalan desa itu, Rabu, (29/6). Foto ” dok.fotuna

SABU RAIJUA, fortuna.press – Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke memantau secara langsung progres pekerjaan jalan Tani di Desa Depe, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua yang dianggarkan dari Dana Desa, Rabu 29 Juni 2022.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Camat Sabu Barat Yulens Koro, Ketua BPD Desa Depe Hernid Nguru Diu dan Kepala Desa Depe Alfret Radja.

Bupati Rihi Heke berharap dengan adanya jalan pertanian ini bisa meningkatkan hasil produksi serta bisa membuka akses ke lahan- lahan produktif warga.

Ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Depe atas kesadarannya memberikan lahan sehingga bisa membuka akses ke lahan-lahan pertanian warga.

“Saya menyampaikan terima kasih banyak kepada Masyarakat Desa Depe atas kesadarannya memberikan lahan untuk di buka akses ke areal pertanian, ini yang kita harapkan karena membangun Sabu Raijua harus secara bersama-sama baik Pemerintah maupun masyarakat, “ujarnya

Ia berpesan kepada Kepala Desa Depe Alfret Radja untuk mengawasi semua proses pekerjaan sehingga sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.

“Saya juga berterima kasih kepada PJ. Kepala Desa Depe karena dengan dana yang terbatas bisa membangun jalan  pertanian dengan sangat bagus.

“Pak Desa, sebagai ujung tombak pembangunan, anda harus pantau progres pembangunan ini dengan baik sehingga benar-benar bisa menjawab kebutuhan masyarakat,”pintanya

Terpisah, Penjabat Kepala Desa Depe ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa Pembangunan Jalan Pertanian ini sebagai bentuk tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 Tahun 2021 Tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2022.

Pepres itu mengamanatkan serta mewajibkan setiap desa memanfaatan 20  persen Dana Desa untuk program Ketahanan Pangan Nabati  dan Hewani.

Lebih lanjut Alfret Radja mengatakan walaupun tidak menjawab kebutuhan secara tuntas karena keterbatasan anggaran namun bisa menjadi salah satu pilihan alternatif sehingga akses menuju lahan-lahan produktif warga bisa dijangkau dengan baik.

” Walaupun tidak menjadi sebuah solusi secara tuntas karena keterbatasan anggaran namun bisa menjadi salah  satu alternatif untuk membuka akses ke lahan-lahan pertanian dan lahan produktif warga, sehingga ke depan hasil produksi dari masyarakat bisa meningkat ditengah ancaman kekurangan pasokan pangan daerah dan nasional,” ujar Kades Muda Sabu Raijua ini.

Ia menggambarkan secara umum tentang pengelolaan Dana Desa Depe tahun 2022 di mana ada 2 pekerjaan fisik yaitu Pembangun Jalan Pertanian dan Pembangunan Bronjongnisasi Kali Depe.

Selain itu ada 2 kelompok Pemberdayaan, Bantuan Langsung Tunai untuk masyarakat terdampak covid, dan Anggaran Penangan dan pencegahan covid” Tutupnya singkat.

Sementara Ketua BPD Desa Depe Hernid Nguru Diu juga mengapresiasi gerak cepat PJ. Kepala Desa Depe dalam menyelesaikan program-program pembangunan dalam Desa.

“Luar biasa gerak cepat dari Bapak PJ. Kepala Desa Jalan Pertanian ini hampir finis dan sekarang pekerjaan Bronjong juga sementara berproses. Atas nama lembaga BPD saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya,” kata Hernid. (tim/42na)

%d blogger menyukai ini: