Fortuna

Bupati Manggarai Timur Launcing 5 Desa Wisata

“Branding yang paling keren sekarang adalah ekowisata. Tugas kita adalah gali potensi wisata yang ada di desa kita”

Atraksi Wisata yang dipersembahkan oleh sejumlah warga desa. Foto : Majalah Fortuna

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas,SH.M.Hum, melauncing 5 Desa Wisata yang ada di lima Kecamatan di Kabupaten Manggarai Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula BKSDA Rana Mese Desa Golo Loni Kecamatan Rana, Rabu, (11/11).

Kelima desa tersebut yakni Desa Compang Ndejing di Kecamatan Borong, Desa Golo Loni di Kecamatan Rana Mese, Desa Bamo di Kecamatan Kota Komba, Desa Colol di Kecamatan Pocoranak Timur dan Desa Nanga Mbaur di Kecamatan Sambi Rampas.

Bupati Agas Andreas pada kesempatan itu mengatakan bahwa desa wisata adalah wujud dari pariwisata pariwisata berbasis masyarakat dan merupakan salah satu upaya peningkatan ekonomi masyarakat desa dengan memaksimalkan potensi yang ada khususnya potensi pariwisata.

Oleh karena itu Ia berharap kelima desa yang telah ditetapkan menjadi Desa Wisata itu menjadi desa contoh untuk desa-desa yang lain dalam konteks pengembangan kepariwisataan.

“Saya yakkin kelima desa ini menjadi corong dan menjadi desa contoh untuk desa yang lain yang ada di kabupaten Manggarai Timur” ujar Andreas.

Ia memberi apresiasi karena desa-desa wisata itu betul-betul digerakkan oleh masyarakat pedesaan. Semua aktivitas yang bernuansa wisata dapat digerakan langsung oleh masyarakt yang sudah terhimpun dalam kelompok sadar wisata

Diyakini desa wisata itu mampu menjadi penyangga wisata premium Labuan Bajo. Apalagi katanya tren wisata sekarang itu “Back to Nature” kembali ke alam.

“Wisatawan yang datang itu ingin mencari ketenangan. Mereka ingin jauh dari hidup modern. Dari kebisingan, kesibukan dan sebagainya. Mereka ingin mengalami seperti apa hidup di pedesaan. Semuanya mereka ingin kembali hidup alami. Karena itu, saya meminta semua stakeholder untuk bersama-sama kita bangun wisata yang ada di daerah ini, ujarnya.

Dikatakan, Labuan Bajo sekarang dibangun sebagai destinasi wisata berkelas dunia. Manggarai Timur dalam hal ini cukup dengan memaksimalkan potensi yang ada di setiap desa.

Branding yang paling keren sekarang adalah ekowisata. Tugas kita adalah gali potensi wisata yang ada di desa,katanya.

Bupati Andreas Agas pose bersama sejumlah pengelola desa wisata. Foto : Majalah Fortuna

Andreas juga meminta Badan Otorita Labuan Bajo, Flores melalui Dinas Pariwisata untuk bisa mempromosikan potensi wisata yang ada di Manggarai Timur.

“Tugas BOP Labuan Bajo, Flores itu untuk promosi potensi wisata yang ada. Jangan hanya fokus di Labuan Bajo. Tugas dari BOP adalah promosi potensi wisata yang ada di Flores” tegasnya

Kepada kelima desa wisata yang baru diluncurkan, Bupati Andreas meminta untuk bisa menata topografi desa dan data demografi pengunjung juga menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Tamu yang datang dari luar itu yang mereka amati pertama adalah kebersihan lingkungan. Baik itu lingkungan rumah, MCK (toilet) dan kebersihan tempat inap (homestay) adalah nomor satu. Karena itu, diharapkan bahwa kebersihan itu harus menjadi prioritas utama, ujarnya.

Adapun acara launching desa wisata itu ditandai dengan penyerahan SK Desa Wisata yang diserahkan langsung oleh Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, SH.,M.Hum.

Selain itu diserahkan juga SK Kelompok Sadar Wisata ( Pokdarwis) dari 5 desa tersebut oleh Kapolres Manggarai Timur, AKBP. Nugroho Arie Siswanto.

Persembahan Tarian khas Manggarai Timur dari sejumlah gadis desa. Foto : Majalah Fortuna

Pantauan www.fortuna.press, acara tersebut dimeriahkan dengan sejumlah tarian dan atraksi wisata dari warga setempat.

Hadir pada kesempatan tersebut sejumlah pimpinan OPD, Ketua  dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai Timur, Para Camat , Kepala Desa, Pokdarwis serta Tokoh adat dari Desa Golo Loni. (Edydahal/42na)

%d blogger menyukai ini: