Tuesday, January 13, 2026
spot_img
More

    Latest Posts

    BPOLBF dan Pemkab Nagekeo Perkuat Kolaborasi Pengembangan Paket Perjalanan Wisata Religi Labuan Bajo–Nagekeo

    Wisatawan Asal Prancis menikmati keindahan alam Kampung Kawa, Nagekeo, NTT. (victorynews.id/Bernard Sapu)

    NAGEKEO, fortuna.press – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) dan Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur sepakat memperkuat kolaborasi pengembangan pariwisata melalui Penyusunan Paket Perjalanan Wisata Religi Katolik Labuan Bajo–Nagekeo.

    Komitmen ini disampaikan dalam pertemuan antara Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus didampingi Kepala Dinas Pariwisata Nagekeo, Silvester Teda Sada, dengan Plt. Direktur Utama BPOLBF, Dwi Marhen Yono, pada Selasa (02/12/2025) di ruang kerja Bupati Nagekeo sebagaimana rilis yang disampaikan Sislia Lenita Jemana, Kepala Divisi Komunikasi Publik, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores.

    Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyatakan kesiapan bekerja sama untuk mengemas paket wisata religi yang dapat dipasarkan kepada wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo.

    Paket ini diharapkan menjadi pilihan perjalanan yang memperkaya pengalaman wisatawan, sekaligus membuka peluang pemerataan manfaat ekonomi bagi wilayah Nagekeo.

    Plt. Direktur Utama BPOLBF, Dwi Marhen Yono, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memperluas jangkauan destinasi di Pulau Flores.

    “BPOLBF siap mendukung pengembangan paket wisata religi ini agar menjadi daya tarik yang dapat dipertimbangkan para wisatawan yang sudah datang ke Labuan Bajo yang diharapkan membuka peluang untuk mendorong konektivitas destinasi dan memperkuat persebaran ekonomi pariwisata,” katanya.

    Hal dimaksud karena kabupaten Nagekeo memiliki kekayaan budaya dan situs sejarah religi Katolik yang kuat. Dengan hadirnya paket wisata ini, diharapkan wisatawan dapat menjelajahi lebih jauh kekhasan wilayah Flores tengah, sekaligus mendorong penguatan ekonomi lokal

    Untuk diketahui, pada tahun 2024, BPOLBF bersama Keuskupan Agung Ende, Keuskupan Ruteng, Keuskupan Maumere, keuskupan Larantuka, Keuskupan Labuan Bajo, dan Dinas Pariwisata di 8 Kabupaten di Pulau Flores telah menyusun Peta Perjalanan Religi Katolik Pulau Flores beserta narasinya.

    Peta Perjalanan tersebut juga telah dilaunching pada peringatan Hari Pariwisata Dunia pada 27 September 2024 di Taman Parapuar.

    BPOLBF berharap, kesepakatan ini dapat makin menyempurnakan inisiatif pengembangan Destinasi Wisata Religi Katolik di Kabupaten Nagekeo.

    BPOLBF dan Pemkab Nagekeo akan menindaklanjuti pertemuan ini dengan penyusunan konsep paket perjalanan, termasuk rute, atraksi unggulan, serta strategi promosi yang terintegrasi.

    Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyambut kedatangan Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOP LBF), Dwi Marhen Yono di ruang kerjanya, Senin, 1 Desember 2025. Foto : Ist

    Tindaklanjut Dengan FGD

    Adapun Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyambut kedatangan Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOP LBF), Dwi Marhen Yono di ruang kerjanya kala itu. Ia ditemani Kepala Dinas Pariwisata Silvester Teda Sada.

    Bupati Simplisius berjanji untuk menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan menggelar FGD (Focus Group Disccussion) terdahulu bersama para pihak.

    Sementara Kadis Pariwista Nagekeo, Silvester Teda mengatakan jejak religi yang didiskusikan bersama BPOP LBF itu pontesial menjadi maket Peta Pola Perjalanan Wisatawan di Kabupaten Nagekeo

    Jejak Religi itu meliputi situs-situs Gereja Tua sejak masa kolonial Portugis (1516) ketika Misi Gereja Katolik memasuki wilayah Nagekeo.

    Dikisahkan, sejarah mencatat napak tilas dimulai dari pendaratan di Pantai Tonggo (jejak Yate Bhala, Kubur Putih) yakni makam Imam Dominikan yang “dibunuh” dan dimakamkan di situ.

    Selanjutnya ke Gereja Tua Lena di mana berdiri saat ini Gua Maria Fatima Lena, ke Lebi Kewa di Koekobho dan sekitarnya kemudian ke Boa Ngaji Gunung Amegelu Labolewa dan sekitarnya

    Menurut Silvester, diskuis awal antara Plt. Dirut BPOP LBF dengan Bupati Nagekeo tersebut menjadi menarik ketika Gereja kembali menelisik jejak perjalanan sejarah yang selanjutnya menjadi Destinasi atau Titik Kunjungan para wisatawan yang juga adalah Peziarah. (tim/42na)

    Latest Posts

    spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

    Don't Miss

    Stay in touch

    To be updated with all the latest news, offers and special announcements.