Tuesday, January 13, 2026
spot_img
More

    Latest Posts

    IPCS, Forum Temu Budaya 17 Negara Asia Pasifik di Kupang, Hari Ini Dibuka Menteri Kebudayaan RI

    Gubernur NTT Melki Laka Lena berkesempatan menjemput langsung delegasi Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 dari negara New Caledonia di VIP Pemda Bandara El Tari Kupang. Nampak Melki bersama Menteri Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Kewarganegaraan Kaledonia Baru, Mr. Mickaël Forrest

    KUPANG, fortuna.press – Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPCS) 2025, sebuah acara temu budaya berskala internasional yang diselenggarakan di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia mulai 11-13 November 2025.

    Kegiatan tersebut mempertemukan Indonesia dengan 16 negara lain didunia untuk mempererat hubungan budaya dan rencananya dibuka Menteri Kebudayaan RI Fadlizon hari ini di Aston Harper Kupang.

    Demikian disampaikan Gubernur NTT Melki Laka Lena dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Senin (10/11/2025).

    Hadir saat itu sejumlah pejabat sejumlah pejabat penting, antara lain Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Endah T.D. Retnoastuti, Wakil Gubernur NTT, Jhoni Asadoma, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambros Kodo, serta Bupati Rote Ndao.

    Endah T.D. Retnoastuti, yang mewakili Menteri Kebudayaan RI, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dihadiri oleh perwakilan dari 17 negara di kawasan Pasifik serta 6 provinsi di Indonesia, termasuk Papua, Sulawesi, dan tentunya NTT.

    “Iven internasional ini bertujuan untuk membina kerjasama di bidang budaya antara negara-negara dan provinsi di Indonesia yang memiliki kesamaan budaya,” jelas Retnoastuti.

    Ia menambahkan bahwa acara ini akan dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni dan budaya yang memukau yang di bawakan oleh siswa-siswi SMA. Selain itu, isu-isu lingkungan juga akan menjadi fokus pembahasan dalam forum internasional ini.

    Gubernur NTT, Melki, menyampaikan bahwa acara pembukaan akan dilaksanakan pada hari Selasa, 11 November 2025, di Hotel Aston oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadlizon.

    Kegiatan itu katanya berawal kegiatannya di Polandia beberapa waktu lalu berdsama Dirjen Diplomasi Promosi dan Kerjasama Kebudayaan Kemenbud RI yang diharapkan menjadi jendela budaya Indonesia – Pasifik.

    “Ide mengenai iven ini saya terima saat kegiatan di Polandia dari Ibu Dirjen, dan saya menyambut baik. Dengan adanya iven ini, NTT akan semakin dikenal dan menjadi jembatan menuju Indonesia Pasifik,” ujar Gubernur Melki.

    Gubernur NTT berharap agar seluruh masyarakat NTT dapat menyambut baik dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan internasional ini, karena diyakini akan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat NTT.

    Wakil gubernur NTT, Jhoni Asadoma, mengharapkan masyarakat NTT khususnya masyarakat Kota Kupang untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.

    Untuk diketahui, 17 negara yang hadir pada kegiatan besok. Negara Kepulauan Cook, Negara Federasi Mikronesia, Polinesia Prancis, Papua Nugini, dan Samoa.

    Kemudian ada juga Tonga, Kaledonia Baru, Fiji, Niue, Kiribati, Kepulauan Marshall, Nauru, Palau, Vanwatu, Kepulauan Salomon, Tuvalu, dan terakhir adalah Timor Leste. (42na/suluhdesa)

     

    Latest Posts

    spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

    Don't Miss

    Stay in touch

    To be updated with all the latest news, offers and special announcements.